Menjawab pertanyaan mengenai calling card:
Jaringan telekomunikasi di Amerika tidak hanya dikuasai oleh pemerintah.
Swasta pun diberi kebebasan untuk terjun dalam bisnis ini.
Sekitar 70% (kalau nggak salah) dari jaringan ini dibagi/dilepaskan ke
pasaran dan siapa saja boleh ikut membeli bagian dari jaringan tsb. Dari
sinilah banyak muncul swasta2 yg bergerak dalam bidang ini.
Ada berbagai macam cara untuk menjual service ini ke pada customer misalnya
dengan dial 10-10-220 atau 10-10-275 sebelum dial 011. Atau dengan cara
menjual pre-paid calling card (1-800 access # dan PIN#).
Untuk bisa memasarkan service mereka, mereka harus menurunkan harga lebih
murah dari AT&T atau MCI (kalau mereka lebih mahal siapa yang mau
pake.......). Juga karena mereka tidak memakai iklan, tetapi melalui agent2
sehingga mereka bisa menekan biaya untuk iklan tsb dan bisa menurunkan
rate-nya.
Kami telah menjalankan bisnis ini lebih dari 2 tahun. Kami hanya deal
business dengan perusahaan besar seperti CyberLight atau World exchange.
Kami telah menserve siswa Univ. of Oklahoma dan mereka sangat puas dan
berterima kasih karena bisa menekan biaya telpon. Apalagi kalau tinggal
on-campus jangan tanya lagi...........mereka charge $3.00/menit ke
Indonesia. Rata2 kartu yg kami jual disini sekitar 25 kartu sehari, belum
lagi penjual2 yg lain. Saya rasa life style ini bagus kita contoi untuk
menghemat biaya sekolah.
Kelebihan kartu kami:
1. tidak ada nada sibuk
2. tidak ada connection fee
3. tidak ada hidden charge (kalau nggak kesambung yah...nggak kena charge)
Kartu kami tersedia dalam $10=35 menit, $20=71 menit
Any question: [EMAIL PROTECTED]
Complete info:
http://www.geocities.com/Eureka/Boardroom/5731
ISMAIL RAHIM
PhD Candidate
Electrical and Computer Engineering
The University of Oklahoma
Norman, Oklahoma, USA
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
-----Original Message-----
From: A. Syamil <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, June 04, 1999 4:23 PM
Subject: Kartu Telpon
Halo semua,
Lola wrote at forum@:
> Akhir-akhir ini saya banyak sekali terima penawaran tentang kartu telpon
> murah dari USA ke Indonesia.
> Penawarannya menarik sih, karena harganya jauh sekali lebih murah dari MCI
> atau AT&T.
> Tolong dong teman-teman yang udah pengalaman kasih tau, bener ngga' sih
> kartu murah itu..?? soalnya saking murahnya saya jadi malahan ngga'
percaya.
> Ditunggu informasi dari teman-teman ya...
Kartu telpun murah yang beneran ada .. yang bohong juga banyak.
"Scam" kartu telpun murah itu pernah diungkapkan oleh Wall Street Journal.
Biasanya .. sasarannya adalah orang asing yang tinggal di Amerika.
Kartu telpun "bohong" bisa dipakai beberapa lama .. kemudian 'tewas'
sementara uang kita sudah melayang.
Saya juga pernah membeli kartu telpun murah khusus untuk telpun ke
Indonesia.
Saya terus terang kecewa karena beberapa hal:
1. Nada sibuk sering terdengar. Dengan kata lain: kita sering enggak bisa
nelpun lewat 1-800 + PIN yang diberikan. Sementara jika pakai long distance
carrier ... langsung nyambung ke Indonesia.
2. Walaupun ada nada sibuk .. ternyata kartu saya tetap kena "charge."
3. Walaupun waktu yang tersisa di kartu tinggal beberapa menit lagi ..
ternyata sang kartu telpun enggak mau di pakai lagi.
Kalau beli kartu telpun .. saran saya beli saja dalam satuan kecil ($10 -
$20). Jadi .. kalau rugi enggak terlalu banyak.
Jabat erat,
Ahmad Syamil
Toledo, OH