Syukurlah kalau mereka seperti yang bung Nas ungkapkan...:)
Tapi saya engga yakin, apakah semuanya akan menjawab
Rp. 80.000,- apabila ditanya Rp. 50.000,- + Rp. 30.000,-
sama dengan berapa.
Soalnya dulu ada yang menjawab Rp. 88.000,-........:)
Tapi mungkin sekarang sudah berubah ?
Salam,
bRidWaN
At 08:53 PM 6/6/99 +0700, Nasrullah Idris wrote:
> Ada sejumlah ekonom yang saya anggap mempunyai pola berpikir tuntas,
>detail, dan integratif di bidang ekonomi. Mereka itu mampu menjelaskan
>masalah ekonomi dengan bahasa sederhana tetapi mudah dimengerti, termasuk
>oleh saya. Malah memberikan sedikit-banyak memberikan inspirasi. Mereka itu
>antara lain : Miranda Gultom, Emil Salim, Subroto, Kuntoro Mangkusubroto,
>Kwik Kian Gie, Farid Prawiranegara, B.J. Habibie, dan Ilham Habibie.
> Apakah anda pun merasakan hal yang sama?
> Penilaian saya tersebut terbebas dari masalah : partai apa yang mereka
>pilih? Juga terbebas dari masalah, apakah mereka termasuk status quo atau
>reformis?
> Soalnya kalau ditanyakan, berapa Rp. 50.000 + Rp. 30.000, semuanya akan
>sama-sama mengatakan hasilnya, yaitu Rp. Rp. 80.000
>
>Salam,
>
>Nasrullah Idris
>
>