Saya jadi tertarik untuk ikutan......
Bagaimana ya kabar begawan ekonomi kita Pak Sumitro......
arsitek ekonomi kita.........
Kalo saya nggak salah beliau pernah menyatakan ekonomi kita
bocor 30% apa bukannya terbalik yang bocor 70% sedangkan
yang untuk ngebangun 30%........saya sangat kecewa karena
saya anggap beliau adalah seorang lulusan Belanda dimana
negara yang cukup baik dalam pengaturan kesahjetaraan
masyarakatnya........namun tidak dapat memprediksi bahwa
dengan utang yang sanagt luarbiasa bangsa kita akan bangkrut
Dimana ya sekarang beliau........apakah beliau tidak
dapat membrikan masukan agar kita bisa lepas dari utang ini.....
dan mengapa sebelum kebangkrutan/utang yang melimpah beliau tidak
pernah memberikan warning sebelumnya........
Wass
At 20:53 06.06.1999 +0700, you wrote:
> Ada sejumlah ekonom yang saya anggap mempunyai pola berpikir tuntas,
>detail, dan integratif di bidang ekonomi. Mereka itu mampu menjelaskan
>masalah ekonomi dengan bahasa sederhana tetapi mudah dimengerti, termasuk
>oleh saya. Malah memberikan sedikit-banyak memberikan inspirasi. Mereka itu
>antara lain : Miranda Gultom, Emil Salim, Subroto, Kuntoro Mangkusubroto,
>Kwik Kian Gie, Farid Prawiranegara, B.J. Habibie, dan Ilham Habibie.
> Apakah anda pun merasakan hal yang sama?
> Penilaian saya tersebut terbebas dari masalah : partai apa yang mereka
>pilih? Juga terbebas dari masalah, apakah mereka termasuk status quo atau
>reformis?
> Soalnya kalau ditanyakan, berapa Rp. 50.000 + Rp. 30.000, semuanya akan
>sama-sama mengatakan hasilnya, yaitu Rp. Rp. 80.000
>
>Salam,
>
>Nasrullah Idris
>