soalnya logikanya engga masuk menurut saya.
Jangan-jangan gara2 Mega ngomong engga akan
menghujat Pak Harto, lantas dibilang pro status-quo ?
Yah, ingat saja deh pesen2 orang tua, bagi yang kalah,
terimalah dengan ksatria. Bagi yang menang, berikanlah
senyuman barang sedikit kepada yang kalah.
Salam,
bRidWaN
--------------------------------------
At 12:31 PM 6/9/99 +0700, Hadeer wrote:
Benarkah ? .... menurut anda sendiri bagaimana ?
Anda duluan dech kasih komentarnya ....
Nanti kalau saya yang ngomong duluan dibilang sok tahu dan sok pinter,
takut ah dicap seperti itu ,
Senyum manis :-)
Hadeer
Ps.
Pertanyaan ini udah dari dulu pengen saya tanya, yaitu .... kenapa salam akhirnya
ada yang suka pakai Jabat Erat....
Karena saya orang nya suka menjaga kebersihan sich.. jadi kalau mau jabat erat
atau jabat tangan .... saya harus 100% yakin orang yang saya jabat tangannya itu bersih .........
Dari pada jabat mendingan senyum aja kali ya :-) ....... :-)
----------
> From: Frarev Sitorus <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Benarkah???
> Date: 09 Juni 1999 11:10
>
> Benarkah PDIP partai pro-statusquo?Mengapa?
> :-)
> jabat erat
> FRAREV SITORUS
