Wah, kata dokter saya, daging kambing akan
menaikkan kadar kolesterol saya. Makanya saya
sudah lama tidak mampir ke Jalan Kendal....


----
At 11:02 AM 6/10/99 MST, yuni windarti wrote:
>Duh....bung Ridwan tidak usah minta maaf kayak apa aja....
>
>
>Lagi musim apa di Jakarta, kangen nasi uduk & sop kambing nih,
>bisa dikirim nggak he..he..
>
>yuni

=================================================================

>bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Maafkan saya Mbak Yuni, saya semalam langsung offline..
>Ya, saya berada di Indonesia, tepatnya dikota Jakarta,
>the real city......::)
>
>Mengenai program Partai, memang semuanya mempunyai Program,
>terutama dalam hal memecahkan masalah Perekonomian.
>Hanya (menurut saya), PDIP dalam hal ini KKG lebih
>'pas' didalam mempresentasikannya.
>
>Mengenai statement anda ttg kasihan rakyat, mengapa harus
>kasihan ? Rakyat telah memilih Partainya sesuai dengan
>kehendaknya. Yang agak salah menurut saya, adalah Partai
>bagus yang tidak atau belum merakyat. Mungkin masih
>sibuk meng-approach golongan menengah keatas.
>
>Ya, anda benar, semoga Pemimpin Nasional mendatang akan
>selalu berada dijalan yang lurus.
>
>
>Salam,
>bRidWaN
>
>At 11:25 AM 6/9/99 MST, yuni windarti wrote:
>>Wow kita kebetulan lagi sama sama on line ya bung Ridwan anda dari Indonesia
>>khan???
>>
>>Saya kira kalau masalah program semuanya hampir sama kok, apakah ada program
>>khusus Mega yang tidak dipunyai partai lain?????
>>
>>Memang semua terserah rakyat, tetapi kaihan rakyat kalau dibodohi terus ya
>>khan???????
>>Kita sekarang ini hanya bisa melihat sepak terjang sang pemimpin nasional
>>selanjutnya........semoga berada di jalan yang lurus...
>>
>>Yuni
>>bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>Kemenangan (sementara) dari PDIP adalah karena PDIP lebih dapat
>>diterima oleh rakyat, lebih merakyat dari yang lain dan dianggap
>>akan dapat menyerap aspirasi rakyat.
>>Buktinya pilihan banyak ke PDIP sementara ini kan ?
>>
>>Soal nama besar Mega, mungkin anda ada benarnya, tetapi jika
>>orang dibelakang Mega beserta Program2-nya tidak mendukungnya,
>>saya kurang yakin kalau PDIP akan meraih suara banyak.
>>
>>Pertanyaan anda mengenai rakyat tidak memilih AR, itu lebih
>>baik diserahkan kepada rakyat yang memilihnya. Hanya kalau
>>kita mau menganalisa-nya, tentu akan banyak pendapat pribadi.
>>Yang pasti, tentulah ada sebabnya !
>>
>>Sorry Bung Mahendra, saya keburu ikut me-respons, engga apa kan ?
>>
>>
>>Salam,
>>bRidWaN
>>
>>
>>At 10:51 AM 6/9/99 MST, yuni windarti wrote:
>>>Karena saya tahu pasti PDIP yang akan memenangkan suara, kehilangan satu
>>suara
>>>toh tidak akan berpengaruh bagi lainnya.
>>>
>>>LAgi pula saya tidak bermaksud menghakimi, akan tetapi berpendapat sesuai
>>>dengan fakta yang ada. Kalaupun toh nantinya Mega ternyata pemimpin
nasional
>>>yang jempolan maka pendapat saya salah, dan akan saya akui kesalahan
>pendapat
>>>saya.
>>>Akan tetapi untuk sementara ini fakta fakta yang tidak bisa kita pungkiri
>>>bahwa rakyat Indonesia masih cenderung memilih orang orang yang berdasarkan
>>>nama besarnya saja, dan saya merasa merupakan kegagalan selanjutnya, mudah
>>>mudahan saya salah.
>>>
>>>Kalau saya mencampur adukkan antara pemilihan presiden dan DPR/MPR, saya
>kira
>>>tidak karena yang dipilih rakyat Indonesia adalah Mega bukan PDIP, mereka
>>>tidak memperdulikan PDIP jika bukan Mega yang memimpin.
>>>
>>>Mengapa mereka tidak memilih partainya Amien Rais atau lainnya, padahal
Amin
>>>capable untuk memimpin bangsa.Tidak karena partai lainnya bukan partainya
>>>anaknya Sukarno.
>>>
>>>
>>>Sorry bung Mahendra apakah anda dari UNAIR,Fak Hukum???
>>>
>>>Yuni
>>>
>>>Mahendra Siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>>Saya kurang dapat memahami logika berpikir Saudara Yuni dan Donald. Disatu
>>>pihak anda
>>>bertindak sebagai judge and jury mengenai Pemilu di Indonesia dengan
menilai
>>>dan menghakimi
>>>sistem politik dan pemimpin nasional, di lain pihak you do nothing about it
>>>(dengan menjadi
>>>golput).
>>>
>>>Mahendra
>>>
>>>yuni windarti wrote:
>>>
>>>> Saya setuju saja kok dengan Bung Donald. Mengenai lemparan kesalahan
>kepada
>>>> presiden memang saat ini merupakan satu satunya cara, karena seperti yang
>>>> sudah saya singgung sebagaian rakyat belum punya wawasan yang cukup
>>>bagaimana
>>>> cara mengatur negara, termasuk MPR/DPR. Mereka mudah dinina bobokan oleh
>>>sang
>>>> presiden, satu satunya cara untuk membangunkan mereka ya menghantam
>>>> presidennya dulu baru mereka bangun (MPR/DPR).
>>>>
>>>> Saya juga tidak ikut jadi pemilih....ngeri he..he..kebetulan dinegeri
>>rantau
>>>> jadinya aman aman aja jadi golput
>>>>
>>>> yuni
>>>>
>>>> Donald Saluling <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>>> Did we choose mbak Mega sevagai presiden Indonesia atau PDI-Perjuangan
>>>> sebagai wakil kita di MPR-DPR? Saya rasa manusia2 Indonesia sudah
>>keseringan
>>>> menyalahkan seorang presiden bila ada kesalahan2 atau kebobrokan dalam
>>>> negeri. Take a look at yourself, perhatikan itu wakil2 rakyat yang
>>selama 30
>>>> tahun lebih cuman bisa  jadi yes-man nya babe. Plin plan kiri kanan dan
>>>tidak
>>>> pernah bisa menyetir haluan negara.
>>>> Ibaratnya presiden kita itu adalah seorang kapten kapal besar ( Titanik
>>juga
>>>> boleh) yang tidak mungkin bisa menjalankan kapalnya seorang diri saja.
Dia
>>>> harus betul2 dibantu oleh anak buah kapal dan juru kemudi dan lain lain.
>>And
>>>> plus, harus mematuhi peraturan pemilik kapal tersebut (dalam hal ini
>>>> Indonesia,) sebab kalau tidak, doi bisa di pecat! Pemilik kapal ini lah
>>yang
>>>> kita sebut DPR/MPR yang adalah wakil2 rakyat (gue propose to sweep ABRI
>>dari
>>>> MPR-DPR.) Nah, saudari Yuni, yang berprihatin, mari kita beri Mega
>>>kesempatan
>>>> untuk sementara waktu dan mari kita berikan feedback kepada beliau
melalui
>>>> MPR/DPR yang saat ini seharusnya dalam tahap rebuilding. Presiden bisa
>kita
>>>> pecat kalau tidak membuahkan hasil sesuai keinginan kita, ya nggak ? PDI
>>>> Perjuangan adalah sebuah partai dan tidak dikatakan bahwa PDI Perjuangan
>>>> adalah pegawai2nya Megawati. Kebetulan Megawati adalah andalan PDI
>>>> Perjuangan, ya nggak?
>>>>
>>>> Voting adalah penyaluran suara hati. Jika anda ragu-ragu, jangan
>memilih ..
>>>> sama seperti saya. PEMILU ini belum 100% demokratik sebab masih dibawah
>>>> pengaruh orde baru (NB: Orde Baru itu bukan hanya menunjuk ke Soeharto)
>dan
>>>> satu2nya cara untuk membersihkan Indonesia dari Orde Baru ialah dengan
>>>> mengadili dan membersihkan negara ini dari antek2 Soeharto yaitu :
>menteri2
>>>> yang cuma tau ngomong dan ber"ken-ken" ria, semua ketua umu MPR/DPR yang
>>>> nggak becus, meluruskan ABRI kejalan yang benar dan lain lain. PEMILU ini
>>>> hanyalah secuil dari banyak hal yang harus kita lakukan. Kalau hasil
>PEMILU
>>>> kita kali ini bisa merealisasikan hal2 diatas , baru saya salut. :)
>>>>
>>>> Selamat berjuang,
>>>> Donald Saluling
>>>>
>>>> ____________________________________________________________________
>>>> Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at
>>>http://webmail.netscape.com.
>>>
>>>
>>>____________________________________________________________________
>>>Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at
>>http://webmail.netscape.com.
>>>
>>>
>>
>>
>>____________________________________________________________________
>>Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at
>http://webmail.netscape.com.
>>
>>
>
>
>____________________________________________________________________
>Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at
http://webmail.netscape.com.
>
>

Kirim email ke