Komunike bersama yg. lalu tidak menyatakan koalisi. Hanya pernyataan
bersama untuk menentang status quo. Pernyataan terakhir AR menjelang Pemilu
adalah tidak pro kiri-kanan (maksudnya tidak pro partai Islam maupun
sekuler). Mereka ingin berdiri di tengah-tengah tanpa mengorbankan bangsa
ini.
> ----------
> From: bRidWaN[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Friday, June 11, 1999 8:19 AM
> Subject: Re: [Re: [b ridwanRe: Mahendra [
>
> Saya pikir ini usul yang simpatik, dan begitulah
> memang seharusnya. Siapa yang tidak kenal dengan
> Faisal Basri ?
> Saya pribadi percaya, seandainya PDI, PKB dan
> PAN bisa menang dalam Pemilu kali ini, beberapa
> tokoh dalam PAN tentunya sangat pas untuk duduk didalam
> Kabinet yang baru.
>
> Hanya concern saya adalah, mengapa sampai KKG harus
> 'berharap' dapat berkoalisi dengan PAN ?
> Bukankah sebelumnya telah ada komunike bersama diantara
> 3 Partai ? Atau KKG melihat adanya perubahan dalam
> rencana yang tertuang dalam komunike tersebut ?
>
>
> Salam,
> bRidWaN
>
>
>
> At 07:44 AM 6/11/99 +0700, Lutfi M. wrote:
> >Wawancara sejumlah TV swasta dg. KKG yg. disiarkan dalam berita Kamis
> malam
> >menyatakan PDI-P berharap dapat berkoalisi dg. PAN karena memang mereka
> >mengakui di PAN banyak orang-orang yg. tangguh dan pandai (ini kata KKG
> >lho...kalau mau protes silahkan langsung tanya yg. bersangkutan)
>
>
> >> bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >>
> > .....
> >> Mengenai program Partai, memang semuanya mempunyai Program,
> >> terutama dalam hal memecahkan masalah Perekonomian.
> >> Hanya (menurut saya), PDIP dalam hal ini KKG lebih
> >> 'pas' didalam mempresentasikannya.
> > ......
> >
> >Attachment Converted: "c:\eudora\attach\Re [Re [b ridwanRe Mahendra "
> >
>
application/ms-tnef