Hi, Bung Nasrullah
anda kok begitu amat ama anak mahasiwa Indonesia yang dibiayai pemerintah.
Dari beberapa yang saya kenal, mereka tampaknya orang yang tekun tekun dan
pengabdiannya tinggi kepada bangsa, nggak tahu deh yang lainnya.

ada sih yang mbelot nggak mau pulang, karena keenakan tinggal dinegeri orang,
dibilangnya enakkan ngembaliin pinjaman uang sekolahnya daripada haru balik ke
Indonesia, karena keenakan tinggal di LN. Memang sih tidak bisa menyalahkan
mereka situasi di sini (Amerika&Kanada), memang lebih memungkinkan untuk untuk
perkembangan financial, tidak seperti ditanah air, terutama dalam kondisi
seperti ini. 

Mungkin kalau anda ada ide apa yang bisa dikerjakan oleh mereka mereka sebagai
pengabdian kepada bangsa dan negara sebaiknya diungkapkan, karena slama ini
toh kebanyakan mereka pulang dan kembali ke instansinya masing masing, memang
tidak kedengaran gaungnya lagi.

Saya pribadi non student mencoba mencari hidup di negeri rantau, kalau anda
punya ide yang bisa saya kembangkan untuk membantu perekonomian tanah air,
dengan senang hati akan saya pertimbangkan.

Salam
Yuni 
Nasrullah Idris <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pinjam uang pada Bank Dunia

Untuk apa?
Bea siswa ke luar negeri

Di sana belajar apa?
Windows 3.1


Pulang ke tanah air mau apa?
Pinjam uang ke bank untuk mendirikan bangunan
Lalu bikin lembaga pendidikan Komputer Windows 3.1

Satu tahun kemudian apa yang terjadi?
Datang program Windows 95
Windows 3.1 tidak laku lagi

Bangkrutlah sudah
Jual bangunan untuk bayar hutang
Sialan ...



Salam,

Nasrullah Idris


____________________________________________________________________
Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at 
http://webmail.netscape.com.

Kirim email ke