-----Original Message-----
From: yuni windarti <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sunday, June 13, 1999 1:36 AM
Subject: Re: [Hutang]
*****Hi, Bung Nasrullah
#####Hai lagi, Mbak Yuni
*****anda kok begitu amat ama anak mahasiwa Indonesia yang dibiayai
pemerintah.
#####Oooo ... biasa saja kok. Saya secara tersirat hanya memperingatkan,
agar
mereka jangan terjebak oleh kegairahan melahap berbagai referensi keilmuan
(terutama sains/matematika/teknologi) tanpa ada kemauan untuk melakukan
pengkajian dari sudut lain daripada yang lain. Karena kalau itu dilakukan,
maka dikhawatirkan, pulang ke tanah air sudah kurang relevan lagi dengan
persaingan global.
*****Dari beberapa yang saya kenal, mereka tampaknya orang yang tekun tekun
dan pengabdiannya tinggi kepada bangsa, nggak tahu deh yang lainnya.
#####Tentu makna "tekun" di sini bukan sekedar melahap berbagai referensi
keilmuan saja kan?
Kita bisa saja tekun menghapal berbagai jenis masakan Jerman - misalkan.
Tetapi ketika pulang ke tanah air - kemudian membuka restoran masakan khas
Jerman - eh sudah datang para koki Jerman ke Indonesia untuk membuka hal
yang sama. Bukankah berarti kita akan mempunyai persaingan dengan mereka?
*****ada sih yang mbelot nggak mau pulang, karena keenakan tinggal dinegeri
orang, dibilangnya enakkan ngembaliin pinjaman uang sekolahnya daripada haru
balik ke Indonesia, karena keenakan tinggal di LN. Memang sih tidak bisa
menyalahkan mereka situasi di sini (Amerika&Kanada), memang lebih
memungkinkan untuk perkembangan financial, tidak seperti ditanah air,
terutama dalam kondisi seperti ini.
#####Itu sih diluar persoalan saya. Posting saya itu hanya ditujukan mereka
yang menerima bea siswa, kemudian berniat akan kembali ke tanah air.
*****Mungkin kalau anda ada ide apa yang bisa dikerjakan oleh mereka mereka
sebagai pengabdian kepada bangsa dan negara sebaiknya diungkapkan, karena
slama ini toh kebanyakan mereka pulang dan kembali ke instansinya masing
masing,
memang tidak kedengaran gaungnya lagi.
#####Ya memberikan inspirasi pada saudara2 di tanah air. Atau
merangsang/memotivasi mereka untuk berimajinasi di bidangnya masing-masing.
Karena imajinasi (kalau bisa diimplementasikan) lebih berpeluang untuk
mengantisipasi persaingan ketimbang menyontek.
*****Saya pribadi non student mencoba mencari hidup di negeri rantau, kalau
anda punya ide yang bisa saya kembangkan untuk membantu perekonomian tanah
air, dengan senang hati akan saya pertimbangkan.
#####Oke saja.... tetapi bidang anda itu apa sebenarnya? Apa yang Mbak
kerjakan ! Ya supaya ide saya bisa berakomodasi.
Salam,
Nasrullah Idris