salam permias,
pada awalnya saya menyangka permias mailing list ini
hanya dipertunjukan utk mahasiswa/wi di wilayah
amerika serikat, spt kepanjangan 'permias' ternyata
tidak. terus terang saya senang bisa berkomunikasi
atau mengetahui sedikit banyaknya pengetahuan yg saya
dpt dr rekan2 di lain wilayah dgn saya.
karna kalo bisa dikatakan diwilayah tempat saya
perkumpulan mahasiswanya ngga jalan spt permias.
jadi dgn kata lain saya menghargai kesempatan ini.
ngga ada larang utk iseng, dan terkadang (sering)
iseng itu membawa hal baru yg baik, tapi kalo 'iseng'
itu akhirnya permias di exclusive kan, wah 'iseng' nya
ngga fair donk, terutama bagi org2 yg ngga niatan
'iseng' utk sign on di permias mailing list ini.
apalagi kalo ada staf kedutaan yg mau ikutan
posting...mungkin tambah menarik...(yg pasti sangat
menarik bagi saya).
salam,
Mirza Raditya A
-- Dody Ruliawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Setelah saya membaca ide tentang penutupan Permias@,
> kok rasanya aneh
> ya ? Mungkin beberapa pertanyaan di bawah ini bisa
> jadi pertimbangan
> administrator .......dan..tentu saja ini bukan
> pertanyaan "iseng".....
>
> 1. Kalau Permias@ hanya boleh disimak oleh mahasiswa
> saja, berarti staf
> kedutaan, konsulat dsb. termasuk Dubes sendiri tidak
> boleh ikutan ?
> 2. Bung Boy sudah menduga bahwa kuantitasnya akan
> menurun, berarti
> mahasiswa Permias banyak yang "cuma" jadi pembaca
> saja ? Wah..ada
> baiknya juga nih "merangsang" rekan-rekan ini untuk
> aktif di Permias@.
> Jangan sampai...ekstrimnya...minta sign on waktu
> datang di USA terus
> jadi pembaca setia, terus waktu lulus......minta
> sign off ?
> 3. Bung Boy bilang mudah-mudahan Permias@ menjadi
> lebih berkualitas,
> berarti ada asumsi bahwa yang menjadikan kualitasnya
> menurun itu yang
> bukan mahasiswa ?
> Saya kurang tahu, misalnya ada yang posting pakai
> nama
> perusahaan....dan isinya sangat berkualitas,
> bagaimana ini, apakah ini
> juga termasuk yang diusulkan akan "dicekal" oleh
> bung Boy ?
> 4. Rasanya aneh kalau di era reformasi ini para
> mahasiswa malah menutup
> diri untuk mendapatkan informasi atau berdiskusi
> dengan "orang
> jalanan"...
> Saya sebut saja begitu karena bisa saja yang ikutan
> disini itu anak
> SMA, karyawan swasta, pegawai negeri, anggota DPR,
> atau macam-macam lah
> statusnya...persis seperti kita ketemu orang di
> jalan....
> Dan para mahasiswa menganggap kualitasnya melebihi
> orang-orang ini ?
> Wooo......
> 5. Penggunaan istilah "iseng" oleh bung Boy
> kemungkinan besar akan
> menimbulkan pro dan kontra (sudah biasa sih....dan
> ngga' apa-apa kok..)
> karena "seiseng-isengnya" pendapat (udah gitu ngaku
> lagi seperti mbak
> Yuni tuh....) tetap saja bisa "menghentakkan kita"
> karena bisa saja
> kita tidak pernah menduga ada orang yang bisa
> melontarkan ide yang
> "lain daripada yang lain" di forum ini.....
> Dan saya yang sering mengikuti brain storming
> (cerita pengalaman saja
> kok)....selalu ada saja ide iseng atau ide
> gila......dan ini
> normal-normal saja.....yang penting kita bisa
> menyaring dan
> mengumpulkan ide-ide yang nantinya "bisa dipakai".
> 6... dan terakhir....Apakah usulan bung Boy untuk
> mengeksklusifkan
> Permias@ ini termasuk yang meningkatkan kualitas
> Permias@ atau termasuk
> "junk"-nya Permias@...????
> (Woooo...bisa panjang nih diskusinya, bisa-bisa
> diserang sama
> koalisinya bung Boy yang sudah berhasil
> "menggandeng"12 state
> itu....he..he...he..)...
> Hidup koalisi bung Boy.....!!!!!
>
> Yap...pertanyaan sudah selesai....dan
> "pernyataan"-nya ?
> Hmmmmm.....100% setuju dengan bung Blucer....
> masih perlu dicari alternatif meningkatkan kualitas
> Permias@ tanpa
> menutup untuk umum.
> Mohon agar para "senior" untuk mulai menulis ide
> untuk meningkatkan
> kualitas Permias@ ini.....
>
> Salam,
> Dody
>
>
> --- Blucer Rajagukguk <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Saya punya pendapat yang berbeda. Menurut saya
> lebih
> > baik dibuka seumum-umumnya
> > (mudah-mudahan enggak jadi WC umum :)). Setiap
> > perbedaan pendapat akan menambah
> > wawasan. Malah kalau bisa untuk wilayah US, diajak
> > kawan-kawan yang memang tidak
> > tahu kalau Permias dibuka untuk umum. Ketika
> > pencoblosan di NYC, banyak
> > teman-teman disana berpikiran kalau Permias hanya
> > untuk mahasiswa, padahal
> > pemikiran mereka banyak yang sudah matang dan bisa
> > menambah wawasan kita semua.
> > Ekses negatif pasti ada, karena keisengan tidak
> bisa
> > dihambat, walaupun keisengan
> > terkadang menambah kreativitas. Positifnya banyak,
> > semakin terbuka setiap netters
> > punya kebebasan untuk ikut terlibat atau sign off,
> > lebih berjiwa demokrasi.
> > Saya bukan bermaksud menyanggah pendapat bung Boy,
> > hanya memberikan alternatif
> > lain agar mailing list ini bisa bertambah kualitas
> > dan kuantitasnya.
> >
> > Boy anderesta wrote:
> >
> > > Kepada Administrator mailing list,
> > >
> > > Saya ingin mengusulkan agar Permias@ ditutup
> untuk
> > umum. Beberapa teman teman
> > > yang saya hubungi di 12 state setuju kalau di
> > Permias@ ini lebih banyak orang
> > > iseng dan sampah nya daripada informasinya.
> Bahkan
> > yang saya baca dulu
> > > disini, Dubes kita sendiri sampai ( mungkin )
> > berpendapat yang sama kalau di
> > > mailing list ini lebih banyak junk nya dibanding
> > kegunaannya.
> > >
> > > Jadi dengan menutup mailing list ini, bisa
> > dipastikan bahwa yang memiliki
> > > akses ini hanya mahasiswa. Kalau Administrator
> dan
> > Permias lokal yang lain
> > > setuju dengan ide saya, mudah mudahan mailing
> list
> > ini bisa lebih berkualitas
> > > biarpun kuantitasnya mungkin jauh lebih sedikit
> > daripada sekarang ini.
> > >
> > > Terimakasih,
> > >
> > > Boy
> >
>
>
_________________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Get your free @yahoo.com address at
> http://mail.yahoo.com
>
_________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com