Setuju banget sama mbak desi. Iya tuch, perlu dijelasin apa sich semangat
kemahasiswaan, kalau dulu di Jakarta seinget saya cuman 'es-te-m-je', disini
semangatnya kalo summer ngeliatin yang kepanasan :).
Desiree Tilaar wrote:
> Saya rasa kalo mau dilihat dari segi organisasi, Permias memang wadah untuk
> mahasiswa Indonesia di Amerika tok, dan wajar saja kalo terus mailing
> list-nya mau diregulasi dan dibuat eksklusif hanya untuk para anggota
> Permias.
>
> Yang terasa mengganjal sebenarnya adalah alasan Boy untuk menutup milis ini
> untuk umum bukanlah karena ingin meng-enforce Permias sebagai organisasi
> eksklusif, tapi karena milis ini "tidak sesuai dengan semangat
> kemahasiswaan."
>
> Apa sih yg dimaksud dgn "semangat kemahasiswaan?" Sejak saya masih mahasiswa
> sampai sekarang udah ngga mahasiswa lagi, persepsi saya ttg mahasiswa adalah
> orang2 yg haus pengetahuan, tidak takut perbedaan, dan selalu berusaha
> mencari solusi dgn cara bertukar pikiran dan diskusi, walaupun kadang2
> berantem :) Jadi saya agak2 bingung dgn pernyataan Boy bhw milis ini tidak
> sesuai dgn semangat kemahasiswaan, karena justru saya merasa sebaliknya.
>
> Perbedaan/diversity itu kan kalau didiemin aja, ngga dibahas, malah bisa
> jadi menimbulkan salah pengertian, salah persepsi, dan salah2 yg lainnya.
> Lihat aja contohnya di Amerika sini, racism dan stereotyping kan muncul
> antara lain akibat tidak adanya komunikasi dan ketidakmengertian masyarakat
> atas muka2 dan pikiran2 non-bule.
>
> Selama ini saya memang kebanyakan cuma jadi pembaca aja, abis ngga punya
> waktu untuk bikin posting....namanya juga ngecek email di kantor, kan ngga
> enak email2an kelamaan. Anyway, selama saya ikut milis ini, pengetahuan saya
> bertambah banyak sekali dgn membaca posting2 mereka yg aktif. Dengan membaca
> perdebatan anda2 semua, saya jadi bisa tahu pandangan yg berbeda2 ttg suatu
> issue. Dgn demikian kan wawasan saya bertambah. Yang tadinya mungkin saya
> sentimen sama Grup A karena kurang/salah informasi, abis baca posting orang
> dari Grup A yg menjelaskan lebih jauh ttg grupnya, terus kan saya jadi
> mengerti dan ngga sentimen lagi gituuuu....
>
> Jadi pertanyaan saya selanjutnya, kalo debat2 seperti ini ngga
> diperbolehkan, lalu apa yg dimaksud Boy dgn "info sehari-hari yg berguna
> untuk survive di perantauan ini?" Informasi ttg job fairs, jualan
> stereo/tv/mobil/textbooks buat yg mo pulang for good, acara2 permias,
> pengumuman2.......tolong dikoreksi kalo salah....
>
> Bisakah dijelaskan bagaimana "info sehari2" seperti yg diatas itu bisa lebih
> berguna untuk survive di perantauan ini dibanding perdebatan2 yang
> menyadarkan kita akan perbedaan, diskusi2 yang mengajari kita untuk menerima
> dan berusaha beradaptasi dgn segala perbedaan2 itu?
>
> Well, udah kepanjangan kayaknya ya nulisnya....maaf kalau ada kata2 saya yg
> salah atau menyinggung....Saya hanya tidak ingin melihat milis ini ditutup
> untuk umum karena alasan2 Boy yg saya kutip diatas.
> Give me better reasonings for closing this list to the public.
>
> thanks,
>
> desi
>
> -----Original Message-----
> From: Indonesian Students in the US [mailto:[EMAIL PROTECTED]]On
> Behalf Of Igg Adiwijaya
> Sent: Thursday, June 17, 1999 9:48 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: PERMIAS@ BUBAR? Re: Kebebasan Berinpirasi Dan Tidak Ada
> Diskriminasi!!
>
> Kalo menurut saya sih, wajar-wajar aja kalau PERMIAS@ mau
> menyaring keanggotaanya (terlepas dengan isi diskusi akhir-akhir ini
> : mengenai agama dll.).
> Yah .. namanya juga "PERMIAS@" (Perkumpulan Mahasiswa Indonesia
> di Amerika Serikat).
> Tujuan awal dibangunnya PERMIAS@ adalah untuk mengayom dan sarana
> diskusi mahasiswa Indonesia di AS (saya kira-kira aja nih dan nggak
> pasti apa tujuannya tertulis atau enggak).
> Yah .. emang mailing list nya selective kok. Nggak tau kenapa
> dibuka untuk umum beberapa tahun lalu.
>
> Permias sendiri khan suatu institusi yang bisa aja selective
> seperti institusi/organisasi yang lainnya.
>
> Nah ... yang non mahasiswa di AS bisa terus berdiskusi seperti
> biasa. Bikin aja mailing list baru (seperti [EMAIL PROTECTED],
> lupa siapa yang ngusulin) dan minta list members yang sekarang
> ada di PERMIAS@. Nah masukin deh list tersebut ke tempat yang baru.
> Mereka yang nggak mau ikutan ke list yang baru, bisa sign off.
> Lalu dibikin jelas deh tujuan di bukanya mailing list yang baru
> (i.e. untuk umum, bebas dan nggak ada selection).
>
> nungguin di bukanya mailing list yang baru,
> igg
>
> On Thu, 17 Jun 1999, Andrew G. Pattiwael wrote:
>
> > Kalau memang benar Milist Permias akan tertutup bagi Mahasiswa Non-US,
> > dan bagi yang bukan Mahasiswa, Mendingan walk out dari sini, Tidak ada
> > lagi namanya Kebebasan mengeluarkan pendapat (yg tercantum dalam UUD 1945)
> > dan Permias sudah mulai menerapkan sistim DISKRIMINASI disini.
> > Salam Permias
> >
> > Demokrasi Mengeluarkan Pendapat dan Tanpa Diskriminasi
> >
> >
> > Andrew Pattiwael
> > Box 618
> > Norwich University
> > Northfield, VT 05663
> >
> >
> >
> >
> >
> > On Thu, 17 Jun 1999, Frarev Sitorus wrote:
> >
> > > oww...
> > > Apa benar permias akan ditutup bagi mahasiswa di INA dan
> > > nio-mahasiswa?
> > > Kalau memang benar...sebelumnya terima kasih kepada teman-teman permias.
> > > Diskusi di permias sangat baik. itu aja.
> > >
> > > jabat erat
> > >
> >