Title: Kompromi

Peta politik pasca pemilu (dgn asumsi hasil pemilunya OK lho) menurut saya sbb:

1. Aspirasi politik bangsa Indonesia ternyata cukup beragam.
Ini terlihat dari pola dukungan thd banyak parpol2 dan pola keberagaman pokoknya terlihat pada perolehan suara 5 parpol teratas.

2. Krn secara kuantitatif tdk ada yg dominan, maka tdk ada aspirasi/parpol yg bisa 'maju sendiri' di tahap berikutnya.

3. Bagi parpol yg berkeinginan utk maju ke tahap berikutnya (mencalonkan presiden, membentuk kabinet, menjalankan pemerintahan, dst) tentu memerlukan tambahan dukungan dari parpol(2) lainnya atau 'pemegang' suara lain (TNI/Polri dan 'Utusan2').

4. Bila suatu parpol 'mengajak' atau 'memperoleh dukungan' parpol/pihak lain, normalnya akan terjadi 'kompromi politik' (krn aspirasi2 parpol/pihak yg berbeda itu harus 'digalang').

Jadi kunci keberhasilan proses politik pasca pemilu adalah: 'Kompromi politik'

(Note: keliatannya memang 'akan' atau 'harus' terjadi kompromi, tinggal kita liat saja kompromi yg kayak apa.....)

RI

Kirim email ke