Saya terkadang geli mendengarkan komentar beberapa pengamat politik
nasional. Entah sudah berapa kali saya melihat mereka mereka cenderung
mengharapkan untuk menjadikan demokrasi Amerika Serikat sebagai model
demokrasi di Indonesia.
     Apa mereka nggak sadar bahwa ketika demokrasi ala Amerika Serikat itu
berhasil diterapkan di Indonesia, yaitu setelah melalui proses waktu,
demokrasi itu sendiri sudah dianggap usang di negara paman sam tersebut. Ini
tidak terlepas dari sistim era globalisasi politik di mana paradigma
demokrasi pun akan sangat berlainan dengan sekarang.
     Jadi ini mirip dengan gerakan mengapresiasikan Windows 3.1 di seluruh
rakyat Indonesia dengan dalih : ingin mencerdaskan rakyat. Tetapi ketika
apresiasi itu berjalan melalui proses waktu .... program itu pun sudah usang
karena sudah diganti dengan Windows 95.
     Malu deh !

Salam,

Nasrullah Idris

Kirim email ke