Saya kira kalau tuyul ya nggak ada larangan, wong seingat saya nggak ada ayat
yang nyebut tuyul. Kalau memang wanita terebut tuyul ya sah saja jadi
presiden, mungkin itu maksud Nurcholish ..(becanda loh mas )

yuni


bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Loh??  Bukannya tuyul wanita dilarang dalam agama untuk menjadi
Presiden ?

Dan gara2 polemik ini, akhirnya tinggal 1 tuyul pria yang akan
menjadi Presiden.........

Salam,
bRidWaN


At 02:37 PM 6/23/99 +0700, Nasrullah Idris wrote:
>Prof. Dr. Nurcholis Madjid pernah mengatakan bahwa sekalipun tuyul yang
>menjadi presiden Republik Indonesia melalui proses yang demokratis, kita
>harus menerimanya.
>
>Komentar saya :
>Saya sangat mendukung atas pernyataan tersebut. Kenapa? Karena dalam
>Undang-Undang Dasar 1945 pun tidak ada tentang kalimat berupa larangan bagi
>tuyul untuk menjadi Presiden Republik Indinesia, apakah tuyul wanita maupun
>tuyul pria.
>
>Salam,
>Nasrullah Idris


____________________________________________________________________
Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at 
http://webmail.netscape.com.

Kirim email ke