Taroklah :
     *) Menurut sebagian dokter, "Makanan A jangan dimakan, karena
dipastikan bisa menimbulkan dampak negatif terhadap pencernaan"
     *) Menurut sebagian dokter, "Makanan A silakan dimakan, toh dipastikan
tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pencernaan"

     Jumlah masing-masing kelompok dokter itu sangat signifikan serta sangat
berimbang. Analisa mereka pun sama-sama berdasarkan intepretasi dan analisa
ilmiah. Pokoknya kalau diadakan pemungutan suara ala MPR ya paling juga
berkisar "40 persen berbanding 60%" atau "60 persen berbanding 40%

     Bagaimana sikap kita yang awam menghadapi perbedaan pendapat tersebut.
Apakah  makanan itu kita putuskan saja melalui ketetapan ala TAP MPR sebagai
dagangan di sekolah? Atau diganti saja dengan makanan lain yang menurut
semua dokter, sangat aman terhadap pencernaan.


Salam,

Nasrullah Idris

Kirim email ke