Saya bisa mengerti isi pikiran rekan Boy ini, dan kita
harus menghargai juga pendapatnya. Mungkin Pengurus Permias
dalam Kongres nanti akan memutuskannya, dan saya sih hanya
bisa berharap agar forum ini tetap dibuka untuk umum.
Sayapun yakin bahwa forum Permias@ ini sedikitnya bermanfaat
juga untuk adik-adik mahasiswa didalam belajar bermasyarakat
dengan teman-temannya di-Indonesia. Ini menurut saya lho..:)
Dan menurut saya politik adalah bahagian dari kehidupan
kita, karena apapun hasilnya akan berpengaruh dalam
aktivitas kita sehari-hari.

Mudah2an Boy bukannya kecewa melihat perdebatan mengenai
Megwati, yang menghasilkan perkuatan dari kelompok status quo
untuk menjadikan Habibie menjadi Presiden.


Salam,
bRidWaN


At 09:04 AM 6/25/99 MST, Yuni Wilcox wrote:
>Wah wah mahasiswa yang sudah malang melintang di negara lain kok
>tidak berhati besar...............sayang.
>
>yuni

--------------------------------------------------------------------------

>Boy anderesta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Dalam kesempatan ini saya ingin sign off dari Permias mailing list. Serta
>tentunya meminta maaf kalau ada kata kata yang kurang berkenan. Dan balasan
>email, saran dan sebagainya seperti biasa akan saya coba rangkum di dalam
>email ini.
>
>Tentang pandangan saya terhadap milis ini tetap tidak berubah. Idealnya,
>milis ini hanya bisa diakses oleh mahasiswa. Tapi karena Okki sendiri sudah
>mempunyai kebijaksanaan untuk meng-go publik-kan milisnya, ya mau tidak mau
>semua harus menerima dong.
>Tapi efek negatifnya menurut saya antara lain; diskusi picisan tentang agama
>yang berakhir dengan gontok gontokan masih bakalan terus berlangsung. Kenapa
>sih tidak belajar sama anak anak Cleveland. Katanya Irwan napitupulu dalam
>email yang lalu, di dalam milisnya Permias Cleveland agama itu topik yang
>tidak dibicarakan, agar keakraban antar anggota permias tidak terganggu.
>
>Jadi ya buat babeh Irwan, kalo bisa agar penulis penulis di milis ini dibina
>( jangan dibina versinya Koppasus.., mati semua nanti ;p ) agar menulisnya
>bisa sedikit bertanggung jawab lah gitu. Memang jargon bebas dan bertanggung
>jawab itu ada benar nya, kalau semua mau bebas seperti komentar Andrew (
>email terdahulu ), ya begini lah jadinya.
>Bukan perdebatan sehat lagi, tapi saling kusir kusiran seperti Efron dan Ibu
>Yuni Wilcox.
>
>Saya heran sama mereka berdua, dua duanya bukan mahasiswa lagi, tapi kok kita
>kita yang masih mahasiswa disuruh nelan obrolan mereka berdua. Kalau mau
>debat lebih intim lagi kenapa tidak menggunakan jalur pribadi?
>
>Itu satu, lalu untuk Okki,
>Saya pengen bilang aja kalo milis ini memang udah keluar dari jalur nya. Anak
>anak permias sekarang merasa milis ini ngga guna untuk dipake sebagai jalur
>komunikasi.
>Contohnya, untuk mengundang permias lain ikutan acara olahraga, kita lebih
>suka menghubungi lewat irc, email dan telpon. Memposting acara permias di
>sini malah kadang kadang suka dicela, dan dijadiin bahan debat. Ngapain coba
>?
>Acara, acara kita, kok boleh bolehnya orang yang ada di "God Knows Where"
>memperdebatin. Katanya ngga prihatin lah, anak mahasiswa cuma bisa hura hura
>lah..
>Padahal loe kan juga tau Ki, kalau anak anak sini juga kerja, belajar dan
>bikin sumbangan buat Indonesia. Jadi loe sebagai orang yang juga ngurus milis
>ini, ikut deh ngebantuin biar anak anak Indonesia ngga pada males pake milis
>ini.
>
>Lagipula kalo saban hari dicecokin ama politik dan agama, kan pada enek juga.
>Ya emang sih bisa di delete. Tapi kan akhir nya lebih baik sign off aja
>daripada delete trus.
>Sorry nih, saya ( atau gue yah enaknye ) emang belom pernah ketemu sama Okki,
>tapi  anak anak NY dan DC banyak yang tau elo. Jadi ya gitu lah Ki, kan
>katanya PERMIAS mailing list. Saya sih kalo boleh usul, milis ini ganti nama
>aja jadi Forum Internasional Mahasiswa Indonesia. Kalau gini saya yakin
>peminatnya lebih banyak, dan yang buat Mahasiswa di Amerika, milingnya
>ditutup buat umum. Ini usul doang loh.
>Sampe ketemu nanti deh di Kongres.
>
>Terus, bagian yang paling saya suka nih..untuk Ibu Yuni Wilcox...he he he
>Bu, di Amerika Utara ini buanyak banget orang orang yang seperti ibu nih.
>Maksudnya seperti ibu ya itu, ngga peduli lagi sama Indonesia. Nah..type
>seperti ini dibagi dua lagi Bu
>.Satu, yang ngga peduli tapi kerjaannya ngejelek jelekin Indonesia trus,
>seperti Indonesia itu jeleknya kayak neraka yang paling dalem! jelek banget
>ngga sih? dan yang kedua itu, yang ngga peduli sama Indonesia dan ngga mau
>tau apa yang terjadi disana. Mau baik kek, mau jelek kek, emang udah ngga
>peduli.., ya udah. Saya yakin deh, si Ibu Yuni Wilcox masuk di bagian kedua,
>tapi yah masih ada concernnya dikit.
>
>Nah Bu Yuni, anak anak Mahasiswa sini, percayalah...sangat peduli dengan
>keadaan di Indonesia dan acapkali selalu bersebrangan dengan Indonesian yang
>udah ngga peduli lagi dengan negara kelahirannya, apalagi kalau mereka udah
>ngejelek jelekin Indonesia.
>Uaahh...itu marahnya anak anak sini bakalan luarbiasa!
>
>Saya ngga bilang kalau Ibu ngejelekin Indonesia, tapi Ibu mesti ingat kalo
>disini pembacanya kebanyakan Mahasiswa yang di Amerika. Jadi ya Ibu coba deh
>dimasa depan agar posting Ibu tidak ada yang membuat anak anak disini
>tersinggung gitu. Soalnya dari pengalaman saya, orang Indonesia yang ngga
>peduli sama negaranya lagi cenderung " negatif minded / thinking " terhadap
>apa saja yang terjadi di Indonesia. Itu kan membuat orang orang yang berusaha
>agar Indonesia maju jadi tersinggung. Masa segala jerih payah dan usaha
>membangun negara selalu diceomoh, apalagi sama bangsa sendiri, yang udah
>mengaku jadi american atau canadian atau holland , whatever.. citizen.
>
>Jadi ya itu aja yah bu pesan saya. Sama tolong donk "diskusinya" dengan Efron
>disudahi.
>eh ngomong ngomong, bukannya anak anak Canada juga ada milisnya sendiri bu?
>kok ibu bisa nyasar ke milis Amerika sih? mungkin karena emang milis terbuka
>kali ye?
>
>Terakhir, ya saya mo pamit. Percuma juga subscribe permias kalo isinya begini
>( maaf yah semua ). Kalau ada berita penting atau undangan olahraga dari
>permias lain, saya juga pasti bakalan dapet juga.
>Mudah mudahan milisnya dimasa depan bisa lebih baik lagi daripada sekarang.
>
>Oh ya..lupa
>satu lagi, untuk Mahasiswa Master dan PhD, tolong dong anak anak yang masih
>undergrad di ajak dialog baik baik gitu. Kalau anda anda ini hanya bisa
>berdebat
>daripada berdiskusi dan lebih suka pamer ilmu daripada berbagi ilmu, ya bisa
>dipastikan bahwa milis ini isinya hanya anda anda saja. Tolong lah saran saya
>ini diperhatikan.
>
>Terimakasih banyak.
>
>Boy

Kirim email ke