bung Arezdaps, trus terang saya ini sangat awam dalam masalah ekonomi,
tetapi berdasarkan pengetahuan saya yang cetek ini, saya berpendapat ide
dari kwik itu disatu sisi sangatlah bagus, karena dengan ditetapkan fixed
rate maka salah satu konskwensinya ialah akan lebih memperingan pembayaran
utang.
tetapi kalau tidak salah, penetapan fixed rate itu haruslah di back up oleh
pemerintah(dengan apa saya kurang tahu), nah dengar-dengar cadangan dana
yang seyogyanya digunakan untuk memback up apabila sistem fixed rate itu
diterapkan, hanyalah tinggal seperduabelas(kalau tidak salah lo !) dari yang
dibutuhkan untuk memback up selama setahun !!, dari sini saya ambil
kesimpulan bahwa sistem fixed rate itu kurang tepat untuk saat sekarang, dan
bukankah kabar terakhir kwik sendiri tampaknya tidak akan menerapkan sistem
tersebut untuk waktu dekat apabila PDI-P menang ??
salam
Ezula
----- Original Message -----
From: arezdaps <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, June 25, 1999 2:21 PM
Subject: Re: [PDI-P (sayang sekali)]
> sekarang bagaimana kalau kita toleh sejenak program pdi p (kwik gian gie)
yang
> akan menerapkan fixed kurs..
> saya ingin mendengar komentar anda........
>
> e-pohan wrote:
>
> > Mengincar kekuasaan sih boleh-boleh aja, karena toh memang iti tujuan
> > politik, tetapi tentunya kekuasaan itu kan terantung bagaimana
> > digunakannya..apakah untuk kebaikan atau kebathilan..ya kan ??
> >
> > salam.
> >
> > Ezula
> > ----- Original Message -----
> > From: yuni windarti <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Thursday, June 24, 1999 3:23 AM
> > Subject: Re: [PDI-P (sayang sekali)]
> >
> > > Ah anda ini kayaknya polos sekali, kayak nggak tahu permainan politik
aja.
> > > Itulah maksud lain dibalik gembar gembor orang politik tentang
perjuangan,
> > tak
> > > terkecuali orang orang PDIP, larinya kekuasaan juga.
> > >
> > > Mungkin saja PDIP memang tidak serius untuk mengotak atik UUD 45,
mungkin
> > MS
> > > kuatir tidak bisa menjadi presiden seumur hidup kayak bapaknya.
> > >
> > > Mengenai dwi fungsi ABRI, mungkin aja PDIP mencoba menarik simpati
sang
> > bapak
> > > bapak ABRI yang duduk di MPR/DPR supaya nambah nambahin suara.
> > >
> > > He..he..sorry pendukung PDIP, ini cuma komentar iseng, eh...mungkin
ada
> > > benarnya juga loh, namanya juga dunia politik, kadang sulit
ditebaknya.
> > >
> > >
> > > Yuni
> > >
> > > e-pohan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > > ---------------------------------------------
> > > > Attachment:
> > > > MIME Type: multipart/alternative
> > > > ---------------------------------------------
> > > Rekan YTH.
> > >
> > > Pemungutan suara telah berlangsung, dan tampaknya suara PDI-P cukup
meraih
> > > banyak suara dan kalau tidak ada apa-apa, tampaknya PDI-P akan keluar
> > menjadi
> > > "Juara" dalam pemilihan kali ini..
> > >
> > > Tapi yang sangat disayangkan dari PDI-P adalah beberapa komentar dari
> > > tokoh-tokoh PDI-P yang menurut saya belawanan arus,seperti pernyataan
> > tidak
> > > akan mengamandemenkan UUD 1945, padahal seperti diketahui banyak pihak
> > > mengusulkan hal tersebut sebagai dasar peletakan fondasi demokrasi di
> > Negara
> > > ini..,seperti yang diketahui pemerintahan terdahulu banyak berlindung
> > dibalik
> > > kebijakan ini...!!
> > >
> > > Selain itu hal-hal yang saya anggap bertentangan dengan arus ialah
tidak
> > > dicantumkannya penghapusan dwifungsi oleh PDI-P dalam programnya,
padahal
> > > banyak sekali yang menuntut hal ini dihapuskan. Sebenarnya dimanakah
> > posisi
> > > PDI-P, apakah sebagai sebuah partai reformis atau hanya sekedar salah
satu
> > > simbol hura-hura politik yang bertujuan meraih kekuasaan belaka ???
> > >
> > > Saya berharap siapapun yang menjadi pemenang pemilu akan membawa kita
> > semua
> > > kearah yang lebih baik !!
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > ____________________________________________________________________
> > > Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at
> > http://webmail.netscape.com.
> > >
>