akh...bantai membantai, siapa yang dibantai, siapa yang membantai.
Saya kira solusi soal bantai membantai bukan soal banyaknya jumlah anggota DPRD
dari kelompok manapun, tetapi lebih dilihat akar penyebabnya pada masyarakat
tsb yang memang perlu diresearch lebih lanjut. Beberapa jawaban yang
menyenangkan seperti "tidak pernah ada permusuhan selama ini" ataupun "telah
ada perjanjian yang mengikat kedua belah pihak" yang selalu diinformasikan oleh
pihak pemerintah atau golongan tertentu perlu dipertanyakan kembali. Umumnya
jika terjadi ledakan kerusuhan mesti ada bibit permusuhan dan kebencian yang
dalam sebelumnya. Inilah yang perlu diteliti lebih lanjut saat suasana agak
tenang begini. Kalau didiamkan lagi tanpa mencari penyebabnya, kondisi akan
terbentuk seperti bom waktu, dan ini lebih bahaya. Demikian pula yang terjadi
di Sambas, antara Dayak + Melayu vs Madura. Indonesia memang perlu
peneliti-peneliti muda yang beritikad baik untuk hal ini. Saya tidak tahu apa
sudah ada yang mulai. Mudah-mudahan saja.

muhammad basri katjo wrote:

> saya kira lebih baik dan sangat sangat bagus kalau mereka yang
> mayoritas, sebab kalau mereka minoritas, bisa-bisa terulang lagi
> pembantaian. wong mereka saja mayoritas dikejar-kejar dan dibantai apalagi
> sebaliknya.
>
> wassalam,
> Basri
>
> >From: Nasrullah Idris <[EMAIL PROTECTED]>
> >Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
> >To: [EMAIL PROTECTED]
> >Subject: Mayoritas Caleg DPRD Tingkat II
> >Date: Tue, 29 Jun 1999 07:36:11 +0700
> >
> >      Seperti kita ketahui bahwa pada awal tahun ini telah terjadi tragedi
> >berupa konflik etnis antara orang Ambon dengan orang BBM (Bugis - Buton -
> >Makasar).
> >      Nah ... ngomong-ngomong bagaimana bila mayoritas caleg DPRD tingkat
> >II
> >untuk Kotamadya Ambon sekarang ini adalah orang dari Bugis, Buton, dan
> >Makasar ?
> >     Yang jelas tidak ada ketentuan kan bahwa caleg untuk DPRD tingkat II
> >tidak boleh dari luar Ambon.
> >     Mungkin rekan-rekan bisa menjelaskannya ?
> >
> >Salam,
> >
> >Nasrullah Idris
>
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke