Muncul lagi nih penyakit Nasrulah Idris, yaitu 'MENYEBARKAN ISU AGAMA'.
Katanya ilmuwan science/matematika/teknologi, kok masih doyan saja
mem-forward isu lain yang tidak spesialisasinya.
Mas Nasrulah Idris, anda sama sekali tidak bijaksana dan tidak dewasa
dengan posting yang anda lakukan ini.

Salam,
Budi

(NB: Kapan sih sembuhnya...?)

Nasrullah Idris wrote:
>
> -----Original Message-----
> From: zUlFaN K <[EMAIL PROTECTED]>
> To: _ ACI/SCI
> <[EMAIL PROTECTED]
> .edu>
> Date: Sunday, July 04, 1999 10:55 PM
> Subject: [Sabil] MEMBONGKAR PRAKTEK PEMURTADAN BERKEDOK ISLAM ( BAGIAN
> KEDUA )
>
> PEMURTADAN BERKEDOK ISLAM
> Membongkar Praktek Kristenisasi
>
> ----------------------------------------------------------------------------
> ----
>
> BAGIAN KEDUA
> Kristenisasi berawal dengan modus Penyerangan secara Ghozwul Fikri
> Pemikiran )
> Umat wajib waspada atas kemungkinan Penyerangan secara Phisik
> Sebagaimana halnya terjadi di Bosnia, Kosovo, Ambon dll
> Walau setumpuk fakta dan data sudah ada didepan mata, namun tanggapan para
> tokoh umat Islam, ternyata dingin dingin saja. Mereka sudah saya beritahu,
> tapi sepertinya belum ada suatu tindakan atau tanggapan yang berarti,
> padahal ini cukup berbahaya, ujar Abu Deedad Shihab prihatin.
>
> KH Abdullah Wasi'an juga menyayangkan sikap sebagian besar tokoh umat Islam,
> "Kita sudah kasih peringatan pada mereka. Kita sudah beritahu mereka akan
> bahayanya serangan ini. Tapi sayangnya mereka semua seakan tidak mau peduli.
> Agaknya, kalau bahaya yang tidak kelihatan mereka tak mau ambil pusing.
> Tanggapan serta perhatian dari tokoh tokoh umat sangat minim. Mungkin mereka
> menganggap kita mengada ada, atau mungkin dalam penglihatan mereka hal ini
> belum dirasa membahayakan umat. Jika nyata nyata diserang barulah mata
> mereka terbuka, dan itu biasanya sudah terlambat, tuturnya sedih.
>
> Peringatan yang disampaikan KH Abdullah Wasi'an tersebut mengingatkan kita
> tentang apa yang telah terjadi di Ambon beberapa waktu yang lalu. Dinegara
> yang konon jumlah moslemnya terbesar didunia ini, orang orang Kafir di Ambon
> dengan biadab dan keji berani-beraninya menyerang, membantai, memperkosa dan
> mengusir orang orang Islam dari tanah Ambon. Sangat mirip dengan apa yang
> terjadi di Bosnia maupun di Kosovo.
>
> Pola pola yang terjadi di Bosnia, Kosovo maupun di Ambon ternyata memiliki
> kemiripan. Sebelum pihak Kafirin menyerang secara terbuka, mereka menggelar
> dulu apa yang disebut sebagai Serangan Pemikiran atau Ghoswul Fikri.
> Tujuannya, menjauhkan pemahaman umat Islam dari nilai nilai Islam itu
> sendiri. Pengalaman Yuniar Nazir SE, patut dijadikan bahan renungan bagi
> kita bersama.
>
> Ibu beranak empat yang pernah tinggal di daerah Batu Gong, Ambon, sejak
> tahun 1991 hingga 1995, menuturkan sebagian pengalamannya, "Saat pertama
> tiba di Ambon, tampak sekali Ghozwul Fikri sudah sedemikian hebat
> mencengkeram umat Islam disana. Menjawab salam saja mereka tak bisa.
> Jangankan menemui wanita yang menutup rapat auratnya, minuman keras dan
> pergaulan bebas sudah dianggap sebagai hal yang biasa. Namun ketika umat
> Islam disana diserang oleh orang orang Kafir yang selama ini disangkanya
> baik baik saja, mata dan kesadaran mereka akan indentitas Islam baru
> terbuka.
>
> Bagaimanapun pedih dan perihnya, tragedi kemanusiaan yang menimpa umat Islam
> di Ambon baru  baru ini memiliki Hikmah tersendiri, suatu pelajaran berharga
> yang amat mahal harganya. ( Lihat situs tragedi Ambon )
>
> Sama sekali tidak tertutup kemungkinan apa yang terjadi di Bosnia, Kosovo,
> Ambon, akan terjadi juga pula di tempat tempat lainnya. Jika saat ini baru
> berupa Serangan Pemikiran lewat penerbitan brosur, buletin, pamflet, media
> masa dan bahkan media Internet baik secara terang terangan ataupun dengan
> berkedok HAM & KEMANUSIAAN, khususnya dikenal Yellow Ribbon Campaign yang
> dipropagandakan oleh Hueren int'l yang berpusat di Hongkong, Indo Chaos,
> Muzi dll dari situs yang menginsult / menghasut Indonesia sekaligus Islam
> sampai penyebaran foto foto dan Cerita Vivian fake/palsu yang diambil dari
> gambar gambar situs porno Asiandragons, ( lihat sitenya 123456789) dan masih
> banyak lainnya.
>
> Oleh karenanya sama sekali tidak tertutup, jika dirasa sudah cukup kuat maka
> mereka akan menyerang kita secara Phisik. "Sejarah Kristenisasi memang tidak
> terlepas dari bau darah". ungkap Theo Sjafei dalam pidatonya yang
> menghebohkan itu (lihat sitenya)
>
> Semuga umat Islam tetap menjaga kewaspadaannya. Musuh musuh dakwah
> senantiasa mencari kesempatan guna menjauhkan umat Tauhid ini dari ajaran
> NYA.
>
> Mari Rapatkan Barisan
>
> Sumber majalah Sabili
> ( Bersambung ke bagian Ketiga )
>
> ----------------------------------------------------------------------------
> ----
>
> Click Here!
> Jika ingin berjual-beli sesuai syariah Islam, silahkan bergabung ke
> www.egroups.com/group/pasar-muslim. Kirim email ke:
> [EMAIL PROTECTED]  untuk berlangganan

Kirim email ke