Yap.
Saya tidak setuju dengan kasus peng-Kristenan melalui pemerkosaan atau
pemaksaan seperti yang tertulis di Republika/posting di milis
ini(benar atau tidaknya cerita).

jabat erat


On Tue, 6 Jul 1999, Yumartono wrote:

> >Prabu Brawijaya dan rekan-rekan lainnya,
> >
> >Berita ini sudah lama saya nantikan. Saya yakin betul berita ini bakal
> >muncul di permias@. Untuk menjawabnya berikut saya paste-kan berita sebelum
> >REPUBLIKA menerbitkannya agar seimbang.
> >
> >Efron
>
>
> YMT : Komentar saya singkat saja,  berita ini bukan penyeimbang, tapi hanya
> pembelaan belaka !
>
> >Salam,
> >
> >Saya baru pulang dari Bukit Tinggi dan Padang hari Sabtu lalu untuk
> menolong
> >beberapa gereja kami yang kecil di tempat itu, dan yang terjadi adalah
> dalam
> >sebulan terakhir ini terjadi keresahan ditengah warga Kristiani di
> >SUMBAR,karena fitnahan yang keji terhadap mereka.
> >Kisahnya begini :
> >Ada seorang anak remaja (siswa Madrasah Aliyah Negeri) yang bernama
> >Khairiyah, dan setahun lalu ia menjadi Kristen, kemudian karena takut
> kepada
> >ortu, ia minta perlindungan kepada orang Kristen dan akhirnya ditempatkan
> di
> >keluarga Salmon Ongirwalu (seorang ambon yang beristri wanita Minang
> bernama
> >Neneng), yang memiliki juga dua orang anak. Singkat cerita Khairiyah
> >disekolahkan dan dijadikan bagian dari keluarga Salmon.
>
>
> YMT : Ini yang menjadi pertanyaan saya, bagaimana proses sdri. Khariyah
> menjadi Kristen ?  Kok tidak dibahas prosesnya, padahal inilah yang menjadi
> masalah utama.
> Kalau dibaca lagi pemberitaan dari Republika jelas sekali bagaimana proses
> yang dialami oleh sdri. Khairiyah.
>
> Jadi untuk saat ini saya masih mempercayai berita yang dimuat oleh
> Republika.
>
> Wassalam,
>
> YMT
>

Kirim email ke