>Prabu Brawijaya dan rekan-rekan lainnya, > >Berita ini sudah lama saya nantikan. Saya yakin betul berita ini bakal >muncul di permias@. Untuk menjawabnya berikut saya paste-kan berita sebelum >REPUBLIKA menerbitkannya agar seimbang. > >Efron YMT : Komentar saya singkat saja, berita ini bukan penyeimbang, tapi hanya pembelaan belaka ! >Salam, > >Saya baru pulang dari Bukit Tinggi dan Padang hari Sabtu lalu untuk menolong >beberapa gereja kami yang kecil di tempat itu, dan yang terjadi adalah dalam >sebulan terakhir ini terjadi keresahan ditengah warga Kristiani di >SUMBAR,karena fitnahan yang keji terhadap mereka. >Kisahnya begini : >Ada seorang anak remaja (siswa Madrasah Aliyah Negeri) yang bernama >Khairiyah, dan setahun lalu ia menjadi Kristen, kemudian karena takut kepada >ortu, ia minta perlindungan kepada orang Kristen dan akhirnya ditempatkan di >keluarga Salmon Ongirwalu (seorang ambon yang beristri wanita Minang bernama >Neneng), yang memiliki juga dua orang anak. Singkat cerita Khairiyah >disekolahkan dan dijadikan bagian dari keluarga Salmon. YMT : Ini yang menjadi pertanyaan saya, bagaimana proses sdri. Khariyah menjadi Kristen ? Kok tidak dibahas prosesnya, padahal inilah yang menjadi masalah utama. Kalau dibaca lagi pemberitaan dari Republika jelas sekali bagaimana proses yang dialami oleh sdri. Khairiyah. Jadi untuk saat ini saya masih mempercayai berita yang dimuat oleh Republika. Wassalam, YMT
