Seru juga kisah romantis ini.
Sama serunya dengan kisah seorang ex Pangdam
dengan kisah penyelundupannya, sampai dipanggil
dan di-interogasi di-Mabes AD.
Kedua-duanya 'orang-Penting', bo !
Sampai kini saya tidak tahu mana yang betulan,
mana yang hampir betul, mana yang kurang betul.
Salam,
bRidWaN
At 01:02 AM 7/26/99 +0700, Yusuf-Wibisono wrote:
>From: Hendy Gandhi <[EMAIL PROTECTED]>
>
>True Story: Kisah Cinta Megawati
>
>Ini sebuah true story menyangkut calon presiden RI Megawati
>Soekarnoputri 27 tahun yang lalu. Peristiwanya berawal dari iklan di
>sebuah koran ibukota, pada akhir Juni 1972, yang berbunyi: Telah menikah
>Hassan Gamal A.H. dengan Ny. Megawati Sukarnoputri pada tanggal 27 Juni
>1972 di kota Sukabumi". Iklan itu serta merta memancing perhatian para
>wartawan untuk memburu lebih lanjut. Maka dalam waktu pendek iklan kecil
>itu mendadak menjadi berita besar yang sangat menggemparkan masyarakat
>Indonesia waktu itu karena setiap hari berkembang selama sekitar dua
>minggu. Menarik sekali membaca ulang isi koran-koran lama edisi akhir
>Juni sampai Juli 1972. Jika Anda datang ke bagian dokumentasi Kompas
>misalnya, Anda bisa mendapatkan file lengkap seri berita mengenai
>perkawinan Mega yang menghebohkan itu.
>
>Pendek cerita, pada hari yang disebutkan dalam iklan di atas, Megawati
>menikah (kawin lari) di Sukabumi dengan pedagang yang mantan diplomat
>Mesir bernama Hassan Gamal Ahmed Hassan. Pernikahan itu membuat berang
>seluruh keluarga almarhum Bung Karno, termasuk ibunda tercinta Ny.
>Fatmawati dan Guntur Soekarnoputra. Pertama, karena sampai hari itu
>suami pertama Megawati, Letnan Udara I Surendra Supijarso yang mengalami
>kecelakaan nahas ketika pesawatnya dinyatakan hilang di sekitar Biak
>pada 22 Januari 1971, belum pernah secara resmi dinyatakan telah
>meninggal dunia. Kedua, seluruh keluarga Bung Karno yang memang kenal
>baik dengan Hassan Gamal, tahu betul kelakuan pedagang mantan diplomat
>itu yang suka menipu.
>
>Dengan dua alasan itu, seluruh keluarga Bung Karno bersatu padu bersama
>pengacara Drs Sumadji, mengajukan gugatan untuk membatalkan pernikahan
>itu. Perang argumen pun berlangsung sengit karena Hassan Gamal berusaha
>keras mempertahankan keabsahan pernikahan. Di pihak lain, keluarga Bung
>Karno juga pantang mundur. Kasus ini menghebohkan Indonesia, bahkan
>banyak juga wartawan asing yang meliput. Hari demi hari koran-koran
>melansir berita kasus ini, yang sudah tentu menjadi bacaan menarik
>masyarakat.
>
>Sampai-sampai ulama besar Prof Dr Hamka ikut bicara mengenai kasus itu.
>Segala macam kisah diungkap suratkabar, termasuk asal mula perjumpaan
>mereka. Termasuk juga cerita Hassan bahwa pada pagi hari pernikahan itu
>Megawati datang ke Sarinah, di mana Hassan sudah menunggu. Dari sana
>mereka berdua langsung pergi ke Sukabumi lalu menikah diam-diam di KUA
>Sukabumi, dengan kadi H. Muhammad Cholil Fathurrohman.
>
>Pendek cerita lagi, Pengadilan Tinggi Agama Istimewa Jakarta yang
>memeriksa perkara gugatan itu, dengan hakim ketua KH M. Mochtar,
>akhirnya mem-fasid-kan (membatalkan) pernikahan Hassan (35) dan Megawati
>(25) di Sukabumi itu. Sebetulnya masih banyak yang belum terungkap oleh
>pers mengenai peristiwa yang menghebohkan itu. Antara lain, apa saja
>yang sempat dilakukan asyik-masyuk Hassan-Mega di peraduan setelah
>pernikahan di Sukabumi?
>
>Yang juga menarik adalah, sementara seluruh keluarga BK sibuk "perang
>komentar" dengan Hassan Gamal lewat pers, si empunya perkara Megawati
>memilih diam seribu basa. Tidak sepatah kata pun keluar dari mulutnya
>tentang kasus yang menghebohkan itu. Mega memilih diam seribu basa,
>persis sebagaimana sikap diamnya sebagai calon presiden RI sekarang ini.
>
>Nah, siapa yang ingin membaca cerita-cerita lebih rinci mengenai true
>story nostalgia cinta lama Mega, silakan buka-buka simpanan koran-koran
>lama, khususnya edisi Juni-Juli 1972. Kalau tidak punya, Anda bisa coba
>datang ke dokumentasi koran, ke Kompas, Suara Pembaruan (dulu Sinar
>Harapan), Merdeka, Pikiran Rakyat, Kedaulatan Rakyat, atau Jawa Pos
>misalnya. Kalau saya punya waktu, (tapi nggak janji deh), lain waktu
>akan saya kutipkan cerita-cerita menarik dari file koran lama yang saya
>punya.
>
>;-)
>
>