Bang Acu, Kalau "pameran" para intelektual Permias seperti apa ? Kadang - kadang juga sama lucunya loh .... :-) Smile, Hadeer ---- you wrote: > Salah satu trend yang semakin menjadi-jadi di Indonesia terjadi selama > tahun ini adalah "PEMERAN INTELEKTUAL". Tampaknya hampir setiap hari bisa > kita saksikan lewat media massa, bagaimana cendekiawan/politisi berbicara > dekat microphone sambil mengkrenyitkan dahi, memegang kepala, mengacungkan > tangan atau lainnya. > Akan lihat pula di antaranya mereka (tentu tidak semua lho!) : > * Cendekiawan/politisi yang merasa jagoan kalau sudah menghujat pihak > lain. > * Cendekiawan/politisi yang mencari muka ke dunia luar melalui kritikan > tajam yang terjadi di dalam negeri. > * Cendekiawan/politisi yang menganggap statement lawan politiknya > adalah salah semua > * Cendekiawan/politisi yang menjadikan media massa untuk semakin > melegitimasi dirinya sebagai sosok selebritis politik. > * Cendekiawan/politisi yang begitu meyakinkan menyatakan apa secara > kodrati itu "begitu" adalah "begini" dalam rangka memperbesar peluangnya > untuk menggolkan misi politiknya. > * Cendekiawan/politisi yang menyesuaikan isu korupsi dengan > "perasangka" dirinya sebelum isu itu mencuat. > * Cendekiawan/politisi yang memimpikan adanya korupsi yang dilakukan > lawan politiknya, agar bisa menjadi bahan untuk melakukan manover politik > dengan berlindung pada supremasi hukum. > Pokoknya dalam pemeran intelektual itu akan banyak ditemukan > perilaku, dari yang menggelikan, menyejukan, sampai menjijikan. > Silakan mau pilih yang mana? > > Salam, > > Nasrullah Idris > --------------------------------------------------- Get free personalized email at http://www.iname.com
