He..he...he...lagi pening Mas ?
Kok Akbar Tanjung = Abdul Gafur seeeeeh !
============================================

On Wed, 22 Sep 1999, Jeffrey Anjasmara wrote:

> Dalam acara sambutan di depan DPR, Akbar Tanjung tidak menghiraukan
> beberapa anggota dewan yang mengangkat tangan untuk bertanya kepada Habibie.
> Secara sengaja Akbar Tanjung telah menghina anggota dewan yang terhormat,
> yang merupakan wakil-wakil rakyat. Mestinya orang-orang model Akbar Tanjung
> tidak diberi tempat di kepemimpinan mendatang. Sikap-sikapnya di jaman
> keterbukaan ini sungguh memalukan.
>
> Di bawah ini saya cuplik berita dari Kompas.
>
>
> ------------------
> Interupsi
>
>                                              Usai Habibie menyampaikan
> sambutannya, ada beberapa
>                                              anggota DPR yang mengacungkan
> tangan untuk mengajukan
>                                              interupsi, namun pimpinan
> sidang tidak menghiraukannya
>                                              dan langsung mengetukkan palu
> untuk menutup persidangan.
>                                              Akibatnya sebagian besar
> anggota DPR secara bersama-sama
>                                              memukulkan telapak tangannya ke
> atas meja, "memrotes"
>                                              sikap Abdul Gafur yang
> seolah-olah tidak melihat adanya
>                                              interupsi.
>
>                                              Anggota DPR dari Fraksi Karya
> Pembangunan (F-KP) Ferry
>                                              Mursyidan Baldan mengaku bahwa
> dia bersama anggota F-KP
>                                              DPR Ali Yahya dan Ade
> Komaruddin telah mengangkat tangan
>                                              untuk meminta interupsi. "Bukan
> hanya kami, tetapi ada
>                                              lagi beberapa orang. Semua
> mendukung adanya interupsi,
>                                              tetapi pimpinan tidak memberi
> kesempatan," katanya kepada
>                                              wartawan usai Sidang Paripurna
> DPR.
>
>                                              Dikatakan, maksud anggota DPR
> melakukan interupsi bukan
>                                              untuk memojokkan presiden,
> tetapi untuk mendapat
>                                              penjelasan yang lebih lengkap
> dan mendudukkan persoalan
>                                              pada proporsi yang sebenarnya.
> Sebab, penjelasan presiden
>                                              hanya soal politik, sama sekali
> tidak menyentuh bagaimana
>                                              negara harus melindungi warga
> negaranya.
>
>                                              "Kita ingin penjelasan yang
> sejujurnya. Kita tidak akan
>                                              melakukan anarki atau
> memaki-maki presiden, sebab
>                                              bagaimanapun kehadiran presiden
> atas undangan DPR," ujar
>                                              Ferry.
>
>                                              Sikap pimpinan sidang yang
> tidak memperhatikan interupsi
>                                              anggota DPR juga disesalkan
> oleh anggota F-KP DPR Soetoyo
>                                              NK. "Dan tampaknya memang
> dicegah supaya tidak terjadi
>                                              interupsi. Mikrofon tidak
> dipasang di meja anggota, dan
>                                              Gafur dengan muka menunduk
> langsung menutup sidang,
>                                              sehingga beberapa kawan yang
> mengacungkan tangan tidak
>                                              dilihat dan digubris,"
> ungkapnya.
>
>                                              Pencegahan terhadap kemungkinan
> terjadinya interupsi,
>                                              menurut Soetoyo, telah
> dilakukan sebelum Sidang Paripurna
>                                              dimulai. "Tadi pagi (Selasa,
> 21/9 -Red) kawan-kawan dari
>                                              F-KP dikumpulkan dan dibriefing
> agar tidak ada interupsi.
>                                              Mereka dikumpulkan oleh
> Chaeruddin Harahap," tuturnya.
>                                              (ely)
>
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>

Kirim email ke