Garis perbatasan kita memang lumayan menguntungkan. Di atas berbatasan
dengan Malaysia. Rasanya karena sama-sama serumpun, kita tak perlu terlalu
sibuk dengan perbatasan-perbatasan di Kalimantan ini. Memang terdapat
usulan-usulan untuk memperkuat garis perbatasan di atas dengan rupa-rupa
jalan penghubung, namun hal ini cuma penting untuk mengawasi tindak
pencurian kayu oleh oknum-oknum pengusaha Malaysia tersebut. Sedangkan dari
kacamata militer kok nggak begitu menjadi masalah. Memang kita punya masalah
dengan P. Sepadan, di mana Malaysia lebih agresif dalam membangun wilayah yg
tadinya dimaksud dikelola bersama.
Perbatasan di timur walaupun mestinya jauh lebih aman daripada perbatasan di
Kalimantan terbukti tidak demikian. Para pelintas batas tradisional yang
memang sulit diatur ternyata sebagian ditunggangi oleh unsur-unsur luar
negeri. Untung saja sifat geografis Irja yg masih perawan dapat menangkal
gelombang intruder yg lebih besar.
Yang perlu mendapat perhatian lebih serius adalah perbatasan Timtim. Kemarin
kita sempat tidak mempunyai masalah seperti ini. Dengan lepasnya Timtim,
dampak burukpun muncul. Australia yang demikian bersemangat memang terbukti
oleh dinas intelejen kita sedang melakukan operasi rahasia. Sikap saling
mematai akan mengubah kondisi sosial yang saat ini ada di NTT, khususnya di
Timot Barat. Bahkan setelah Timtim dapat selamat menjadi negara merdeka,
kondisi saling memata-matai akan terus berlanjut. Zona di Atambua dan
beberapa kota lain akan berubah sebagaimana layaknya kota Berlin, dimana
para spion banyak berkeliaran. Masyarakatpun akan mulai dibiasakan dengan
sikap saling curiga.
Ironis sekali karena dulu kita tidak mau ada duri komunis 'bahaya merah' di
telapak kaki RI, saat ini kita akan mempunyai duri 'bahaya putih' di telapak
kaki kita. Tentu saja 'putih' di sini bukan berarti berarti suci. Toh
nanahpun berwarna putih. Rasanya semua berpulang kepada niat Aussie. Bila
saat ini mereka berkali-kali melukai perasaan RI, bukan tak mungkin nanahlah
yg akan mereka peroleh.
Jeffrey Anjasmara
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com