Iya Mr.Paten, nanti kita akan tahu dengan jelas,
siapa yang akan masuk kategori Badut. Tapi akan
ada juga yang jago dalam hal 'balik-badan'.


Salam,
bRidWaN

...
At 12:14 PM 10/11/99 MST, Paten Deh wrote:
>
> Bung bRidWaN, seperti yang tidak tahu saja, kalau politik
> selalu seperti itu. Kita sekarang bisa lihat kan siapa
> saja badut-badutnya.
>
> Salam,
> -Mr. Paten

----------
>>From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
>>Date: Sat, 9 Oct 1999 07:18:04 +0700
>>
>>Sejak Pemilihan Ketua MPR, sudah terlihat adanya
>>permainan politik yang 'cantik' dari para politikus
>>kita. Disebut cantik, karena kelihatannya masyarakat
>>sampai tidak bisa mengikutinya. Bahkan sebahagian
>>anggota MPR itu sendiripun agak bingung.
>>
>>Dalam suasana bermain cantik, kelihatan Gus Dur masih
>>bisa (meskipun susah) untuk mengendalikan permainan.
>>
>>Dalam hal ini, saya kagum dengan AR dan AT, yg dengan
>>situasi perolehan PAN 7% dan Hujatan kepada Golkar,
>>mereka masih bisa tampil, dengan cantik pula...:)
>>Selamat kepada Pak Amien dan Pak Akbar !
>>
>>Nah, kini merekapun agak pusing, karena babak
>>akhir ini akan semakin membingungkan dalam bermain.
>>Termasuk Gus Dur pun ikut bingung nampaknya.
>>Apalagi kita.
>>
>>Dalam babak akhir ini, kelompok Pendukung Habibie,
>>yang notabene bukan hanya dari Golkar (hitam?) saja,
>>akan tetapi kita juga tahu bahwa ada beberapa Partai
>>yang sejak semula sudah jelas2 mendukung Habibie.
>>
>>Kelompok inilah yang akan mengacaukan suatu permainan
>>yang telah dibina dengan cantik, dan akan membuat
>>kejutan serta manuver yang sudah bisa diduga.
>>
>>Itulah sebabnya, terkesan PDI-P agak membelot dengan
>>mengatakan cara musyawarah yang sebaiknya diambil.
>>Kenapa ? Karena kalau diambil cara Voting, maka kans
>>Habibie untuk menjadi Presiden-lah yang terbesar.
>>
>>Saya yakin bahwa Gus Dur sama sekali tidak interest
>>untuk menjadi Presiden, dan beliau terlihat sangat
>>mendukung Mega untuk menjadi Presiden dari awal.
>>Pencalonan Gus Dur inipun cukup membuat beliau
>>pusing nampaknya, karena ini akan merusak permainan
>>yang tengah dikembangkan, atau bisa disebut sebagai
>>suatu anti-klimaks.
>>
>>Konon ada skenario baru yang tengah digodok, dengan
>>membuat alternatif baru yaitu duet Mega-Akbar.
>>Namun bagaimana posisi Akbar yang telah menjadi Ketua
>>DPR ? Ada yang bilang posisi ini akan diambil oleh Kiki.
>>Caranya ? Nah, inilah pokok persoalannya.
>>
>>Kalau kita cermati permainan PBB dengan melakukan
>>interupsi pada pemilihan Ketua DPR, nampak bahwa
>>manuver ini sengaja dibuat untuk mengacaukan permainan,
>>dan ingin memojokan Mega dengan "Mengadu-Domba"  Mega
>>dengan para pendukungnya.
>>Terlihat bagaimana komentar PBB yang mengatakan bahwa
>>Mega harus bisa menjelaskan kepada pendukung PDI-P
>>mengapa mendukung Golkar pada waktu pemilihan Ketua DPR.
>>Dan kalau dijalankan dengan musyawarah, agak susah
>>manuver itu dijalankan, makanya mereka mati2an minta
>>diadakan voting. Dan berhasil, dan besoknya keluarlah
>>Pernyataan Ketua PBB dimass media. Indah bukan ?
>>
>>Kalau dipikir2, ngapain PBB capek capek mikirin
>>pertanggungan jawab Mega kepada pendukung PDI-P ?
>>
>>Menurut saya, kita harus hati-hati dengan pencalonan
>>Gus Dur, karena ini adalah bagian dari permainan.
>>Pada waktu Gus Dur sudah diposisikan 'kuat' sebagai Capres,
>>dan dianggap sudah siap diadu dengan Habibie, ketika
>>itulah Gus Dur akan digoyang dengan issue-issue yang
>>menyakitkan.
>>
>>Namun inipun tergantung pada Akbar, bagaiman dia bisa
>>terampil 'bergoyang' dalam Rapim Golkar nanti.
>>
>>Ini hanya pemikiran orang awam yang rada 'bodoh' saja,
>>tetapi ingin mengutarakan uneg-uneg nya. Boleh kan ?
>>
>>Mohon maaf saya mengcopy-kan kepada beberapa rekan
>>di-millis lain, karena saya membutuhkan sanggahan
>>pemikiran akan tulisan/uneg2 saya ini.
>>
>>Selamat Berakhir Pekan !
>>
>>
>>Salam,
>>bRidWaN
>>
>>At 07:49 PM 10/7/99 +1000, P.Rahardjo wrote:
>> >PKB Resmi Dukung Gus Dur Capres
>> >Reporter: Hestiana Dharmastuti
>> >
>> >detikcom, Jakarta- Setelah F-Reformasi resmi mencapreskan
>> >Gus Dur, F-PKB pun secara resmi juga mendukung pencapresan
>> >itu. �Dukungan PKB bukan hanya didasari pada pencalonan
>> >Poros Tengah, tapi dari NU dan PKB menilai sosok Gus Dur
>> >cocok untuk menjadi presiden,� tegas Ketua PKB Alwi Shihab.
>> >http://www.detik.com/berita/199910/19991007-1440.htm
>> >--------------------------------------------------------
>> >
>> >tamat sudah, Mega dan Habibie
>> >Poros Tengah, PKB, sebagian partai lain akan ke Gus Dur
>> >
>> >rivalnya sebagian dari:
>> >PDI-P (100an)
>> >Golkar (80an)
>> >UD     (50an)
>> >dan UG (30an)
>> >-----------------
>> >      260an
>> >
>> >Gus Dur akan dapat MPR (690) - 260 = 430an
>> >
>> >dan masuk ke Istana boleh pakai sarung :-)
>> >
>> >ada analisa lain ?
>> >
>> >pr-
>
>______________________________________________________
>Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>
>

Kirim email ke