In a message dated 11/2/99 2:13:32 PM Eastern Standard Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:

---dihapus---
> (apakah benar mailing list ini permias ?? kok nampaknya banyak yang
>  tidak 'permias' yah ? oh well, ini masalah lain)
---dihapus---

Irwan:
Sampai saat ini nama milis ini adalah milis permias.
Kenapa banyak yg tidak "permias"?
Hal ini karena tahun lalu kalau tidak salah ingat,
admin dan tim permias memutuskan untuk membuka
milis ini menjadi milis umum dalam pengertian rekan2
yg berada di tanah air atau negara lain pun boleh ikutan
bergabung.


Juni:
---dihapus---
>  saya pribadi berpendapat bahwa dalam
>  milis yang 'khusus' seperti ini identitas yang 'asli' sangat diperlukan
>  untuk mengetahui kredibilitas seseorang. dan (maaf saya singgung lagi)
>  karena list ini berjudul permias, sepantasnya-lah apabila identitas 'asli'
>  di sini adalah alamat e-mail dari sekolah masing2, atau paling tidak
>  isp/online provider,
---dihapus---

Irwan:
Dulu saya sempat menanyakan hal ini secara terbuka.
Hal itu terjadi karena dulu ada yg memakai free email
hotmail.com dan menggunakan nama di identitas
emailnya dengan pangilan Coca cola (seingat saya).

Tim admin dan permias menjelaskan bahwa seperti
di atas bahwa telah diambil kebijakan bahwa milis
permias ini menjadi milis terbuka.
Karenanya waktu itu saya katakan, kalau memang sudah
menjadi kebijakan tim tersebut, karenanya resiko yg
harus diterima adalah kedapatan anggota yg tidak jelas
identitasnya termasuk yg menggunakan free email
seperti yahoo.com, hotmail.com, dll.

Juni:
---dihapus---
>   well.... sorry to disappoint you all, but just a name and a
>  free email address means nothing as an identity.... :-(
---dihapus---

Irwan:
Saya pribadi dengan mengetahui bahwa milis ini adalah
milis terbuka, maka saya tidak terlalu memikirkan apakah
nama penulis apakah itu asli atau tidak. Apa yg dia tulis,
itulah yg saya anggap "asli" untuk dipakai sebagai komunikasi
di milis ini. Di milis ini saya memakai prinsip membaca dan
berkomunikasi atas apa yg ditulis dan bukan yg tidak ditulis.
Karenanya, bagi saya pribadi apakah identitas yg dipakai
asli atau tidak menjadi tidak penting lagi bagi saya.
Bila ingin adu argumentasi, saya mencoba fokus pada apa
yg ditulis atau disampaikan. Sebisa mungkin menghindari
serangan yg sifatnya pribadi.
Komentar2 yg sifatnya merendahkan atau melecehkan
hanya menunjukkan cara berdiskusi atau berpikir kita.
Saya berusaha untuk menghindari perilaku diskusi yg
seperti ini. Hormatilah lawan diskusi kita, ini kunci bila
kita ingin diskusi yg sehat terjadi di milis permias.

Demikian saja sedikit pemikiran dari saya.
Mari kita diskusi secara sehat. Pastikan dan buktikan
bahwa ini memang milis permias.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke