Asyik dapat temen. Tapi saya tidak mau kalau diperintah lettu atau sersan. Mereka saja yg jadi bawahan saya. Atau kita bikin milisi saja. Kita kasih nama kelompok milisi Permias. Singkatan dari Persatuan Milisi Asal Sembur. Nanti biar TNI yg masuk hutan, kita duduk-duduk di warung kopi saja. Saya sudah bikin homepage tentang persenjataan. Mau lihat? Tapi belum saya taruh di internet sih. Ada banyak senapan otomatis. Juga perlengkapan penglihatan malam yang kayak di film 'Silence of the lamb' dan yang dipamerkan pasukan Aussie sok keren sok modern kemarin. Puah.......:) Bisa juga pakai teropong malam saja. $100 sudah dapat. Kalau mau beli pistol kita bisa jual printer kita deh. Biar lebih keren daripada FN milik TNI itu. Kalau mau lebih keren ditambah dikit biar dapat yg model chrome. Ada yang jual online kok. Senapan otomat juga nggak semahal yg diduga. Ada juga homepage pelontar granat. Juga taktik tempur, membuat trap, mengenali trap. Cuma mengumpulkan dari internet sih. Saya kumpulkan kemarin buat jaga-jaga kalau Indonesia perang lawan Aussie. Biar langsung bisa pulang lalu daftar maju ke Timtim tanpa perlu banyak orientasi. Soalnya kalau ikut orientasi malah dipungut bayaran oleh Rindam (hehe...emang apaan). Sudah coba pakai senapan. Lumayan bisa kena, maksudnya manageable. Kalau pakai pistol bisa kena juga. Maksudnya yg ditembak kepala yg kena kaki. Yang ditembak kaki yang kena kaki juga, tapi kaki sasaran di sebelah jalur. Yang repot itu senapannya berat banget. Senapan sih 3.5 kg, tapi pelurunya itu mak. Bisa tidak minta tolong ke siapa gitu untuk membawanya? Mungkin minta tolong ke mbak Ida. Tapi jangan-jangan nanti mbak Idanya nusuk dari belakang karena pingin jadi PM Sulsel kayak Marwah Daud? Jadi Arwah Maut dong kita. Ada baiknya ramai-ramai kawin dulu sebelum berangkat maju. Jadi kalau pulangnya naik coffin bertutup bendera merah-putih setidak-tidaknya sudah komplit pengalaman tempurnya. Lho kok....? JA '------------------------------------ >From: Rizal Az <[EMAIL PROTECTED]> >Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]> >To: [EMAIL PROTECTED] >Subject: Re: [Re: trick terakhir pak Harto] >Date: Thu, 11 Nov 1999 08:50:16 PST > >Well, ini khan namanya juga spekulasi asbun...:). Gue juga engga' tau kalau >kalau begitu atau engga' (walaupun dalam hati tetap curiga, jangan2 Habibie >di >"trick" sama pak Harto, di suggest untuk melepas Tim-Tim). Who >knows?? >Tapi kalau demi menjaga keutuhan negara kita supaya, jangan sampai nanti >kita >pulang yang namanya Indonesia itu tinggal pulau Jawa aja. Saya juga akan >berada dibelakang TNI 100%, bahkan kalau negara memanggil saya, saya >akan angkat senjata!. >Itu commitment saya untuk Indonesia!!. Biar orang kate, gue nasionalisme >buta >kek, dll. Masih mending daripada jadi ungratefull citizen !!!. > >Gue percaya sepenuh-penuhnya kalau Negara yang hebat itu terbuat dari >warganegara yang cinta dan care kepada negaranya. >Contoh: >US, >Inggris, >German (waktu masih dibawah Hitler), >Jepang, >China, >Australia, >dll. > Jadi buat saudara2ku yang ingin merdeka... dengan senang hati ku >persilahkan >saudara2ku untuk ke KBRI, KONJEN, dan Instansi2 Pemerintah yang terdekat, >unutk menyerahkan passport dan tanda2 diri lainnya, dan keluar dari >Indonesia... > >daaagghhh >IChal ______________________________________________________ Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
