M. Rizal,

>I:
>Chamber of commerce yang ada di setiap kota/state bukannya untuk mengontrol
>perdagangan setiap businessman yang ada disitu yah??. Dan bukannya kontrol
>yang diberikan Chamber of Commerce di dasari oleh ketentuan dari Washington?
>Jadi kalau yang saya pikir diatas itu benar, menjawab pertanyaan Jeffrey,
>kalau negara2 bagian engga' bisa sembarangan dagang dengan negara
tetangganya,
>sperti California dagang dengan Mexico atau Washington state, Oregon dagang
>dengan Canada. Kalau kalau ini terjadi bisa di fine perusahaan dan state-nya
>karena berdagang tanpa ijin pemerintah pusat.
>atau mingkin di"boikot" dengan negara2 bagian lainnya...?.

Bukan hanya boikot, tapi perdagangan itu juga tidak memiliki legitimasi,
sehingga
kontrak yang terjadi pun kalau tak diikuti tak akan ada konsequensinya karena
ini sudah bersifat 'pasar gelap.'



>I:
>Mengenai pemerintah pusat hanya, tarik pajak untuk jaminan keamanan, itu juga
>engga' sepenuhnya benar.

Saya tak menyatakan hal diatas yakni pajak hanya untuk jaminan keamanan.
Kalau begitu apa beda negara dengan mafia....
Entar gubernur-gubernur perlu cium cincin presiden lagi.... :-)


>Setahu saya uang2 hasil pajak itu khan dialokasikan oleh pemerintah pusat
>untuk project2 federal (proyek militer, NASA, dll), untuk project state
>(pembangunan Interstate Roads, rail track, maintain jails, dll), juga untuk
>tempat yang di declare emergency (kebakaran, flood, dll), selain untuk
>retirement plan (401K), Social Security Fund, Medicare, disability funds dan
>social service-social sercive yang lain. Plus uang tersebut ak akan dipakai
>untuk mengaji federal officer (FBI, CIA, Justice Court) dan untuk ngurusin
>Federal cases (Microsoft, dll).

Yang anda katakan di atas itu benar, walau masih ada lagi sebetulnya. Tapi
overall ya memang itu. Kalau harus dituliskan semua, entar ini jadi milis
tata negara.... :-)


>
>Dan untuk menaikan Federal Tax, kalau engga' salah(?), juga diadakan poll
>national untuk mengetahui pendapat rakyat.
>
Referendum ini biasanya dilakukan di negara yang mengikuti azas demokrasi
langsung
seperti Swiss. Kalau US, senat dan reps sudah dianggap mewakili semua
rakyat, karena
itu keputusan mereka tak perlu lagi dihadapkan kepada referendum. Palingan
entar
kalau pemilu, kalau rakyat semua sebal sama senat, mereka akan diganti
semua... :-)


>kalau salah maapin aje. Mohon koreksinya...

Tak ada yang 100% benar dan tak ada juga yang 100% salah. :-)
Tanggapan anda juga bagus dan saya sangat hargai. Terima kasih sekali
atas perhatian anda kepada tulisan saya.


YS

Kirim email ke