Hahaha.... nggak lucu....
Siapa sih mahasiswa yg mengangkat Megawati? Nggak pernah denger tuh. Kalau
yg itu sih pendukung fanatik PDIP beserta satgas-satgasnya yang aneh bin
ajaib. Perasaan banyak sekali yg tidak setuju deh. Kan ada 65% yang lain.
------------------
>From: Muhammad Nahar <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: Penodongan kontrak politik, pengingkaran demokrasi.
>Date: Tue, 23 Nov 1999 10:26:32 +0800
>
>Huahaa. hhaa... hhaaaa......
>
>Kalian, mahasiswa-mahasiswa yang di Sulawesi dan Aceh, sangat lucu.
>Kenapa kalian tiru cara-cara mahasiswa kami yang di Jakarta, ha? Tak
>tahukah kalian bahwa cara-cara seperti itu adalah hak monopoli kami
>sendiri? Haa... haaa..... haaaa........ Dasar kalian kampungan.
>
>Kalau kalian meniru cara kami mengangkat Ibu Mbak Megawati Soekarno Putri
>anak dari Presiden Pertama kita Bapak Bung Ir. Soekarno, yang kami
>sangat-sangat hormati karena sifat wibawa "diam emas"-nya itu, untuk jadi
>Presiden, eh salah... Wakil Presiden (pikiran kami masih tidur tadi) di
>republik kami ini betapa naifnya kalian. Kalian tak akan berhasil
>menggunakan cara-cara seperti itu karena kami "yang tinggal di pusat" tidak
>mendukung kalian.
>
>Huaa... haaaa........ hhhaaaaaaaaaa..................... Sungguh aneh bin
>ajaib.
>
>
>
>
>On Mon, 22 Nov 1999 12:02:05 Jeffrey Anjasmara wrote:
> >Penodongan kontrak politik, suatu pemaksaan kehendak.
> >
> >Saya heran bin ajaib membaca penodongan-penodongan oleh para mahasiswa di
> >Sulsel dan Banda Aceh. Setiap ada pejabat datang lalu dikasih surat
>kontrak
> >yang isinya menyetujui suatu perjanjian atau kesanggupan dengan term-term
> >yang mereka kehendaki sendiri.
> >
> >Tingkah polah kekanak-kanakan ini kan artinya menyalahi nafas demokrasi
>itu
> >sendiri. Coba kalau anda jadi pejabat yang datang ke Makasar lalu
>ditodong
> >untuk tanda tangan kontrak politik. Apa anda mau menanggung resiko
>digebuki
> >mahasiswa yang merangsek ke arah anda? Bisa-bisa benjut dong kalau nggak
> >menuruti kemauan mereka itu. Lalu mana itu nilai demokrasi yang
> >didengung-dengungkan itu? Memang mudah untuk menyerang kelompok lain
>sebagai
> >kelompok yang tidak demokratis, tetapi seenak jidatnya sendiri memaksakan
> >kehendak.
> >
> >Keluhan mahasiswa dari kelompok pemaksa kontrak juga aneh bin ajaib.
> >Mahasiswa ini mengeluhkan kelompok mahasiswa lain yang tidak setuju
> >pemaksaan kontrak, dan ingin agar mereka kalau tidak setuju dengan isi
> >kontrak mereka silakan bikin surat kontrak versi mereka sendiri. Nah, apa
> >nggak aneh bin ajaib? Lalu apa esensi dari surat kontrak mereka itu?
>Masak
> >Amien disuruh menandatangani dua surat kontrak dengan isi yang
>berlawanan?
> >Lalu mana yang perlu dituruti. Mungkin mahasiswa ini baru selesai
>tripping
> >atau bagaimana ya.....:) Atau sebetulnya mereka sedang minta sekedar
> >autograph dari Amien doang tapi malu dan gengsi?
> >
> >Kelompok mahasiswa ini juga aneh bin ajaib. Menteri, presiden, ketua MPR,
> >dan sebagainya itu kan tidak punya suara tunggal. Memaksa 3 orang menteri
> >tidak ada untungnya apa-apa. Kan mereka cuman pembantu presiden. Memaksa
> >presiden juga tidak berarti sudah sukses. Memangnya jaman Suharto? Kan
>masih
> >harus berurusan dengan DPR. Memaksa ketua MPR juga tidak bikin tuntutan
> >mereka selesai begitu saja. Memangnya ketua MPR itu yang punya MPR
>sehingga
> >dapat membuat keputusan seenaknya sendiri?
> >
> >Kalau mereka ingin semuanya serba cepat dan potong kompas, lalu reformasi
> >apa yang mereka inginkan? Justru karena demokrasi yang kita inginkan itu,
> >risiko yg didapat ya semuanya harus didengar. Proses pengambilan
>keputusan
> >juga bakal lama. Itulah buah demokrasi. Kalau mau cepat pakai sistem
> >otoriter saja. Cukup pegang kepalanya, semua urusan bakal beres. Mau
>begitu?
> >Balik lagi ke jaman Suharto dong....:) Masak lupa alasan utama mengapa
> >stabilitas nasional jadi senjata ORBA? Mengapa sistem komando dipilih?
>Kan
> >agar semua bisa cepat selesai?
> >
> >
> >Jeffrey Anjasmara
> >
> >______________________________________________________
> >Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
> >
>
>
>Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
>Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com