Saya ternyata telah salah menilai bahwa orang-orang Indonesia non-Aceh sangat sedikit yang peduli terhadap rakyat Aceh. Dulunya saya pikir orang-orang yang peduli tersebut hanya bisa mengurut dada saja karena mereka adalah individu-individu yang tidak punya "kekuasaan" kecuali hati nurani mereka saja. Ternyata saya salah. Sekarang sudah mulai banyak orang-orang yang "berkuasa" yang concern terhadap rakyat tertindas Aceh. Mulai dari Amin Rais dan "rekan-rekannya" (http://www.kompas.com/kompas-cetak/9911/25/UTAMA/sege01.htm), sampai dengan mahasiwa-mahasiswa yang sebelumnya hanya peduli terhadap "Jakarta dan sekitarnya saja" (http://www.detik.com/berita/199911/demo-bmui.htm). Tapi satu hal yang saya tahu pasti bahwa saya tidak salah adalah bahwa ABRI/TNI-ku yang sangat kucintai itu, memanglah kumpulan dari orang-orang yang be-"muka badak" yang bersenjata doang, tak labih tak kurang. Mereka adalah monyet-monyet yang diberi bunga oleh tuannya. Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
