Lho kemana itu LSM-LSM?
Jelas LSM bakalan ngabur karena Timtim sudah tidak mempunyai daya tarik
politik. Jelasnya Timtim tidak layak lagi untuk dijadikan bahan mencari uang
kalangan LSM.
Sementara itu Camdensus sebagai Ketua IMF mengklaim bahwa IMF yang
merencanakan plot kegegeran ekonomi untuk menggusur Suharto. Ini semacam
konfirmasi di mana Suharto sendiri pernah menyatakan bahwa dia tidak digusur
oleh mahasiswa tetapi oleh kekuatan luar negeri. Okay-lah Suharto tergusur
sudah, lalu bagaimana dengan ekonomi Indonesia?
Menurut saya tindakan IMF adalah tindakan biadab. Menggusur orang biadab
dengan cara merusak ekonomi Indonesia sampai tak berbentuk adalah perbuatan
yang lebih biadab dari kebiadaban Suharto. IMF pula yg membuat hasil
rantaiannya seperti geger Timtim, Aceh, Irja, dan Ambon. Well, si pelaku
sendiri sudah ngaku tanpa diminta.......:)
Jeffrey Anjasmara
------------------------------------
Masyarakat Timtim Terancam Kelaparan
ATAMBUA - Kekurangan pangan mulai dirasakan masyarakat Timor Loro Sae atau
Timor Timur sejak awal November lalu. Hal ini tidak diketahui masyarakat di
luar wilayah itu karena sejak pengumuman hasil jajak pendapat rakyat pada 4
September lalu, wilayah bekas integrasi dengan Indonesia itu tertutup bagi
banyak media massa.
"Saat ini kelaparan mulai mengancam masyarakat Timor Loro Sae.
Bantuan yang diberikan
oleh berbagai LSM internasional selama ini tidak jelas arah
rimbanya. Ada yang berlabel bantuan kemanusiaan, namun tak lepas dari
permainan bisnis di dalamnya,'' tukas Pastor Eduardo Ratu Dopo SJ di
Atambua, Timor Barat, Minggu (28/11) lalu.
Dia mengatakan, dirinya selaku biarawan Katolik yang bekerja di Timor Loro
Sae khususnya di bidang pendidikan kaum muda, merasa sangat prihatin atas
ulah berbagai LSM di sana yang makin tidak jelas kehadirannya di wilayah
bekas jajahan Portugis itu.
Ia mempertanyakan kampanye yang dilancarkan berbagai LSM internasional
selama ini, yang katanya ingin membantu masyarakat Timtim, namun
kenyataannya dari hari ke hari masyarakat di sana makin terancam bahaya
kekurangan pangan dan kelaparan.
Dia mengingatkan, jika hal ini tidak segera diperhatikan, tidak tertutup
kemungkinan memasuki Januari 2000 masyarakat Timtim akan mengalami kelaparan
serius.
Ironis
Menurut dia, kekurangan bahan pangan yang dialami masyarakat Timtim saat ini
merupakan peristiwa yang sangat ironis. Ketika Timor Loro Sae masih
berintegrasi dengan Indonesia, tepatnya September 1998 lalu, kekurangan
pangan di perkampungan nelayan di Kepulauan Atauru terberitakan secara luas.
Tetapi saat ini, ketika lebih banyak kalangan dalam masyarakat Timor Loro
Sae terancam kelaparan, tidak satu pun LSM internasional mempersoalkannya.
"Hal ini juga disebabkan kejadian tersebut tidak tercium masyarakat pers.''
Salah seorang anggota masyarakat Dili, Marito Oliveira, membenarkan
kelaparan sedang menghantui masyarakat Timtim. "Saat ini masyarakat Timtim
kekurangan bahan pangan, sementara bantuan lembaga internasional makin tidak
jelas arahnya,'' katanya.
Dia mengatakan, telah banyak anggota masyarakat Timtim yang berupaya membeli
bahan makanan di wilayah Timor Barat, khususnya di Atambua, Kabupaten Belu,
Nusa Tenggara Timur. Selain bahan makanan, dibeli berbagai kebutuhan
sehari-hari yang hingga kini tidak tersedia di Timtim.
Menurut dia, masyarakat Timor Loro Sae mulai menyadari, pemerintahan
transisi saat ini terasa sangat membahayakan kelangsungan hidup masyarakat
setempat karena mereka hanya memikirkan dan mengurus masalah politik dan
mengabaikan masalah ekonomi,
khususnya kebutuhan sehari-hari seluruh masyarakat Timor Loro Sae.
"Kita harus jeli melihat tingkah pemerintahan transisi yang hanya mengurus
kepentingan negara-negara tertentu di Timtim, sekaligus mengabaikan
kesejahteraan rakyat di wilayah ini,'' katanya.
"Sungguh memalukan kalau negara-negara tertentu yang datang ke Timtim hanya
mengurus bisnis dan politik bagi kepentingan mereka, dan pada saat yang sama
menelantarkan rakyat di wilayah ini,'' katanya lagi. (ant-28c)
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com