Puluhan pengusaha Indonesia yang pindah ke Singapura kedapatan menjadi
warganegara Singapura, sejak terjadinya kerusuhan pada Mei 1998, kata Kepala
bidang Konsuler KBRI Singapura, Ghazali.
"Setiap bulan puluhan pengusaha kita yang umumnya WNI keturunan pindah
kewarganegaraan menjadi warga negara Singapura," katanya di Singapura, Rabu.
Dikatakan, WNI keturunan tersebut mulanya datang ke negara jiran itu untuk
mengungsi akibat kerusuhan di dalam negeri, namun setelah bekerja, mereka
menjadi WN Singapura.
Menurut dia, para pengusaha itu umumnya berasal dari Jawa dan Kepulauan Riau.
Alasan menjadi WN Singapura umumnya karena ikatan perkawinan.
Ia mengungkapkan, 40 sampai 50 orang WN Indonesia yang tinggal di negara pulau
itu mengakui telah menjadi warga Singapura.
Katanya, pihaknya tidak bisa melarang karena itu hak masyarakat, tetapi
menyayangkan warga keturunan yang beralih kewarganegaraan kemudian membuka
usaha di Singapura.
"Yang kita takutkan, bukan orang, tetapi kapitalnya sebab orang Singapura yang
untung," katanya.
Dalam penilaiannya, modal yang dilarikan pengusaha ke Singapura itu dinilai
merugikan Indonesia, ditambah para warga keturunan itu tidak kembali lagi ke
Indonesia.
Koment: Kasihan saya melihat sikap pejabat yang memberikan komentar ini,
rupanya orang-orang cina ini hanya dinilai dari duitnya, bukan dari
kemanusiannya. Rasaiin Indonesia Bangkrut total, sukurin nama Indonesia rusak
di mata dunia karena semua kerusuhan dan kehilangan Timor-timur, semoga
peristiwa di Aceh dan West Papua menambah tinta merah Indonesia di mata dunia,
sehingga mereka tahu kalau Indonesia memang bangsa yang tidak tahu diri.
(Mental....mental....kasihan , mental kampung semua....mental norak)
Mardhika Wisesa
____________________________________________________________________
Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1