Hahaha.... si busuk Howard kan konco kunyuk-kunyuknya belum puas juga kan?!
Ngapain pula Aussie pakai mendalangi 2 LSM di Aceh? Kenapa nggak disalurkan
ke Timtim yang masih merana itu. Mana katanya membela rakyat Timtim?
Bukannya makmur malah kena kelaparan.

Harusnya pemerintah secara tegas menolak setiap bentuk keterlibatan Aussie.
Aussie adalah negara bermasalah. Sebelum urusan beres mereka harus diawasi
dengan super ketat.

Ingat saja, dengan alasan yg sama mereka juga mencari data-data di Irja.
Entah data apa enggak tahu. Mungkin data orang-orang yang mau didalangi
mereka kali. Saya juga punya kecurigaan jangan-jangan mereka juga ikut ambil
bagian dalam kekisruhan di Maluku. Senapan AK-47 itu dapat dari mana? Paling
dikirim dari selatan. Masak dari Philipina?

Aussie tidak penah punya keinginan baik terhadap Indonesia. Nggak percaya?
Bukan saja harian SMH, ada saja tiap harinya yang dijelekkan. Dasar semprul
kok dipercaya. Usir orang-orang LSM anak wayang dari Aussie itu. Ini
termasuk Pratiwi yang suka nulis nggak karuan di Indonews nggak?


Jeffrey Anjasmara

--------------------------------
Australia Akui Bantu
Dua LSM di Aceh
Jakarta, 3 Desember

Pemerintah Australia mengakui ikut membantu dua Lembaga Swadaya Masyarakat
(LSM) di Aceh yang bergerak di bidang kemanusiaan, yakni membantu janda-
janda berikut pemberdayaan Hak Asasi Manusia (HAM) di daerah ini ini. Namun,
disebutkan bantuan itu tidak ada kaitannya dengan politik dan semata untuk
kemanu-siaan.

Pengakuan pemerintah Australia itu terungkap dalam pertemuan Dubes Australia
untuk Indonesia John McCarthy dengan Ketua DPR Akbar Tandjung berikut Wakil
Ketua DPR Bidang Politik Soetardjo Soeryogoeritno dan Ketua Komisi I Yasril
Baharuddin Ananta di DPR
Kamis (2/12) petang. Menurut Akbar meskipun patut dihargai bantuan terhadap
LSM oleh Australia, bantuan itu tetap harus disikapi dengan hati-hati.

DPR sendiri akan meminta klarifikasi dari Dubes Australia soal bantuan
tersebut dan Dubes Australia telah berjanji akan mengirim surat ke DPR soal
LSM yang dibantu itu. Bagaimanapun, kata Akbar, harus disikapi secara
hati-hati terhadap aktivitas yang dilakukan orang-orang asing
itu.

''Walaupun secara formal dinyatakan untuk membantu meningkatkan keterampilan
warga masyarakat, di balik itu kita juga waspada jangan-jangan ada
kepentingan politik,'' tegasnya.

Soal apakah ada kecurigaan terhadap Australia yang membantu dua LSM di Aceh
itu, Akbar menyatakan Dubes Australia terbuka dan bisa
mempertanggungjawabkan bahwa bantuan itu semata untuk kemanusiaan dan HAM,
tetapi jika di balik itu ada kepentingan politik, kata Akbar, bisa saja
terjadi. (131)

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke