Salam Permias,
Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]> memforward berita dari Bisnis
Indonesia yang melalui siyasah@ ke Permias@:
> >Bisnis Indonesia Edisi : 05-DEC-1999
> >
> >Ide 'gila' dua Bill di KTM WTO Seattle
> >Oleh Yosef Ardi
> >Tak heran bila pada 1 Desember, Gates bahkan mengumumkan rencana
Microsoft
> >mengakuisisi negara Amerika Serikat. "Ini langkah yang logis dan positif
> >bagi semua orang," ujar Gates usai bertemu Clinton di Gedung Putih.
> >Tawaran Gates itu ternyata disambut positif Clinton dengan menyatakan
> >bersedia menjadi wakil presiden di bawah Microsoft yang bertugas
mengelola
> >negara AS.
> >Untuk itu kabarnya Clinton akan menerima gaji 10 kali lipat dari gaji
yang
> >sekarang diterimanya sebagai presiden AS yaitu US$200.000 per tahun.
Tentu
> >saja pertemuan kedua Bill dengan rencana gila itu mencerminkan betapa
> >keduanya memiliki agenda yang sama di Seattle. Tetapi berbagai temuan
> >mutakhir lahir dari gagasan yang dianggap gila?
Berita lawak tersebut memang sudah terdengar lama. Cuman saya enggak ngerti
kenapa wartawan profesional dari Bisnis Indonesia bisa mempercayai berita
itu?
Dalam perkara pemerintah Amerika vs. Microsoft (karena praktek monopoli
Microsoft), Amerika dinyatakan sebagai pemenang oleh US District Judge
Thomas P. Jackson. Keputusan akhir yang akan dikenakan ke Microsoft sedang
dipelajari. Beberapa kemungkinannya adalah:
- Horizontal breakup
- Vertical breakup
- A Windows auction
- Open Source licencing
- Close supervision
Departemen Kehakiman US dulu juga menentang ketika Microsoft hendak
mengakusisi perusahaan "Intuit." Tidak mudah bagi Microsoft untuk
mengakusisi perusahaan lain... apalagi mengakusisi negara.:)
Bill Clintonpun juga bukan lagi president Amerika di masa mendatang, karena
pembatasan masa jabatan.
Saya bisa menulis lebih panjang lagi .. cuman ngapain ya? :)
Jabat erat,
Ahmad Syamil
Toledo, OH