>From: Ali Simplido <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: surat PERTANYAAN permias (was: surat PERNYATAAN permias)
>Date: Tue, 7 Dec 1999 15:26:12 -0800
>
>Salam Permias,
>
>Aduh, kasihan banget nih Permias. Nulis surat
>"pernyataan" kok malah berubah malah menjadi surat
>"pertanyaan":-). Saya kira perubahan ini penyebabnya
>ada 3.
>
>Pertama, those people who oppose the letter cannot
>differentiate antara isi surat Permias and isi article
>di Detik.com. Akibatnya: kalo mereka tidak setuju
>dengan article yah silahkan protes ke Detik.com dan
>jangan surat Permias (Faran, Ida, Priyo) yang "dicela"
>terus.
>
Tidak apalah ketua permias dicela, khan latihan sebelum
menjadi mentri ataupun pemimpin Indonesia nanti. kalau
jadi ketua permias aja tidak tahan cela, tau tau jadi mentri
hasil KKN lagi/dagang jangkrik/dagang bakso dsb...gimana ?
kalau tidak tahan cela bisa bisa jadi $uharto kedua atau Firaun,
akan makin banyak yang merana.
>Secondly, ada banyak orang yang tidak setuju karena
>mereka "merasa" surat tsb tidak "mewakili" Permias se
>US. Yang saya heran, kok mereka berargument
>berdasarkan "perasaan". Maksud saya, how the hell do
>they know kalo surat itu tidak mewakili Permias se
>US???? Do they have any proof, data, number or
>whatever??? Saya kira surat tersebut mewakili Permias
>se US karena sudah ditanda tangani oleh majority
^^^^^^^^
Dari mana anda bisa bilang majority ?
Buktinya belum ada. cuma permias DC, permias Chicago
dan permias antah berantah...kok sudah dibilang majority ?
Total permias khan lebih dari jumlah states di US, ada permias
kota, ada permias sekolahan ada yang ngaku permias-nya state.
Wake up boy ? use your finger to calculate how many
ketua permias signed the statement ? only 3 ? according
to detik. I do not know the truth, so give us more facts.
>cabang2 Permias di US. Lagi pula, kalo kita mau buat
>surat peryataan and to please everyone at the same
>time, forget it, it ain't gonna work:-)
>
Ini anda ada betulnya, tidak mungkin mengajak semua cabang cabang
pemias, tapi ketua permias tsb saya yakin mengerti bahwa
mereka belum merasa sebagai majority..,coba tanya lagi misalnya
ke Bung Akhmad Siregar...dll
Yah begitulah kita harus selalu siap siap menjadi korban
para wartawan yang hobi /latah cari sensasi.
Nah untuk itu solusinya atau saran saya kepada ketua permias
supaya selalu atau lebih sering menekankan bahwa pernyataan politik dsbnya
nanti itu hanya mewakili daerah lingkupnya.
Kalau tidak, siap siap aja deh "digebuk" permias lainnya.
Gua aja ingin "maigeri" kalau mereka mampir ke state gue dan
kalau sampai masih ngotot ngaku sebagai majority.
>Ketiga, saya heran kok mereka yang tidak setuju dengan
>surat ini mebuat surat ini menjadi a very big deal.
Semua bisa big deal atau small deal tergantung effect
ke masing masing dan tingkat nalar. anda juga tidak boleh maksa.
bagi $uharto kedungombo tidak big deal kok protes,
tapi bagi rakyat gimana ?
>Apakah ini memang part of our culture?
Lho kok nyalahin yang tidak pada tempatnya ? semua culture
memang gitu kok ? emangnya culture mana sih yang tidak pernah
ada ribut. Apa orang amerika tidak suka debat utk hal kecil kecil?
>They criticize Permias for what they do and what they are, tapi
>mereka (opponents sutar ini) sendiri hanya sedikit
>(atau nggak ada sama sekali) memberikan contribution
>untuk Permias.
Untuk apa kontribusi ke Permias kalau ke tempat lain lebih
cocok buat individu tsb. memang beginilah hidup.
Survival of the fittest happend so many times.
Ada yang asal ngomong, ada yang niat baik ada yang jahat.
makanya kalau jadi pemimpin harus lebih siap lagi menghadapinya
dengan bijaksana. kalau ingin jadi diktator boleh juga,
tapi pasti akan ada "boomerang" effect. gitu aja.
Kritikan buat ketua permias juga jangan langsung anda anggap ingin
menjatuhkan. selalu ingat mungkin ada emas di ujung cemeti...
>
>Finally, semestinya surat itu di tulis dalam huruf
>Braille biar Gus Dur bisa baca karena kalo tidak,
>palingan yang baca juga Megawati:-)
Ini humor atau serius ?
>
>Wassalam
>
>Ali Simplido
>
>P.S.
>I support the oppressed, silent, and innocent Acehnese
>100%, and I respect all their decisions 100%.
>
Dalam dunia politik Tidak se-simple itu bung Simplido...!
Nasrul
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com