Wah, kok malah pada mau jadi detektif. Repot amat. Kenapa sih, mbak Juni
naksir saya ya? Faran juga naksir saya? Wah, AC/DC dong.

Penelusuran email sangat mudah dilakukan. Dengan alasan inilah sebagian
besar peserta milis memilih pasif, tidak mau mengambil resiko untuk
ditengarai sebagai anti republik di jaman ORBA dulu. Di jaman sekarang,
tentu saja penelusuran tetap mudah. Hanya saja kebebasan berpendapat yg
digemborkan mulai menimbulkan keberanian beberapa orang untuk menyebarkan
suaranya. Tentu saja masih banyak yg ketakutan dan lebih memilih untuk
melipat tangannya sambil sesekali ikut bersenandung. Contoh, saat Suharto
jelas-jelas tidak dapat bertahan, semua ikut-ikutan berteriak. Benar-benar
menyedihkan....:)

Oya, kenapa lagi si Mardhika itu. Ngaku-ngaku muslim dan non-chinese ya?
Banyak sekali modus saat ini yang mirip seperti itu. Contohnya yg sekarang
marak adalah banyak sekali angota kelompok GAM dan juga kelompok LSM yang
mengaku-ngaku dari wilayah lain (dengan penggunaan nama yg berciri lain)
untuk memberi kesan bahwa suara tersebut berasal dari wilayah lain.....:)
Contoh paling nyata adalah penggunaan nama Pratiwi dan Tono oleh kelompok
CNRT untuk menyebarkan isu anti Indonesia di milis-milis bertiras luas macam
Indonews atau Apakabar.

Buat Faran, lain kali kalau mau membuat pernyataan atas nama Permias dikirim
juga dong ke sini. Kenapa emang, takut dengan suara yg lain dari yg anda
sebarkan itu ya?


Jeffrey Anjasmara

'------------------------------------
>From: Faransyah Jaya <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: IP Tracer
>Date: Tue, 14 Dec 1999 10:52:52 -0800
>
>Teman saya menginformasikan bahwa kita bisa mengecek IP address pengirim
>email.
>
>Setahu saya hotmail biasaya menyertakan IP dari email pengirim asli.
>Dengan memakai ip tracer ini, kita bisa mengetahui asal/tempat pengirim.
>
>Semoga informasi ini dapat berguna.
>silahkan download di:
>http://www.neoworx.com
>
>Faran
>
> >Date:         Mon, 13 Dec 1999 09:12:54 EST
> >Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
> >From: Mardhika Wisesa <[EMAIL PROTECTED]>
> >Subject:      Khusus untuk Jeffrey
> >To: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >Saya rasa inti atau titik pembicaraanya telah ada kan Jeffrey ??
> >bahwa Mardhika Wisesa tidak sendirian dalam "masalah rasisme yang tidak
>mau
> >diakui oleh para pengaku pribumi Indonesia"
> >Saya asli pribumi dan Muslim, tapi saya benci dengan apa yang terjadi di
> >Indonesia. Mau merubahnya?? baru berbicara sepatah saja sudah "didamprat"
> >oleh orang-orang seperti Jeffrey Anjasmara ini, yang mengatakan saya
>tidak
> >cinta Indonesia lah, anu lah, bla-bla-blah....
> >Tapi saya tidak sendirian kok...masih banyak orang-orang yang merasa
>seperti
> >Mardhika Wisesa.
> >
> >Jeffrey-jeffrey....belajarlah berdewasa sedini mungkin. Kamu masih
>seperti
> >anak kecil. :)
> >
> >Mardhika Wisesa

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke