ganyang GD dan MS, itu jalan terbaik kalau mau menyelesaikan Ambon:) 

Buat mereka turun tangan.jangan cuma bisa mbanyol, serta membisu.Sudah berapa
bulan mereka itu di singasana, nggak ada yang terlihat kerjanya. Apalagi saat
ini GD cuma bisa nyindir menterinya terus menerus, dan mikirin bagaimana
caranya membesarkan partai PKB, bukannya mikirin jalan keluar menyelasaikan
kasus Ambon.

Kalau sudah begini sah sah saja, GD dan Ms disuruh turun.

yuni

Priyo Pujiwasono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Yak..daripada ribut-ribut,
> sekarang ganti topik saja!
> Pantas tidak orang begini disebut pemimpin yang
> memperjuangkan nasib rakyat?
> Kok liburannya nggak ke Times Square sekalian,
> sekalian menjenguk para simpatisan PDI-P gitu Mbak!
> 
> 
> --- Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Penghujung tahun 1999 ditandai dengan demonstrasi
> > kebebalan hati seorang
> > 'pemimpin' RI yaitu Ibu Kita Megawati Sukarnoputri
> > dari PDIP dalam mensikapi
> > suasana keprihatinan di dalam negeri. Dengan enteng
> > bekas gardener ini
> > melanglang ke Hongkong untuk refreshing menonton
> > kembang api. Ternyata
> > kekanak-kanakan mbak Meg yang mungkin pencerminan
> > dari sifat kelompok PDIP
> > lebih akut dari keponakan saya yang menjerit-jerit
> > ingin menonton pameran
> > kembang api. Kasihan....:)
> >
> > Penghujung tahun 1999 yang sekaligus merupakan
> > perayaan natal ternyata juga
> > diwarnai dengan pembantaian 500 orang muslim di
> > Ambon. Suatu perayaan sakral
> > kelahiran Isa AlMasih model baru. Entah sudah
> > dirasuki setan manakah para
> > pendeta dan pemimpin mereka ini. Sebanyak 25 ribu
> > orang menyerang tanpa
> > dapat diatasi oleh pihak keamanan? Hmmm....:)
> >
> > Dua kejadian di atas sangat ironis. Walaupun saya
> > juga yakin kalau Mega
> > ditaruh selama setahun di Ambon selama setahunpun
> > tidak akan menyelesaikan
> > masalah, tetapi paling tidak ibu ini menunjukkan
> > kepeduliannya. Mana
> > tangisan politik yg ditampilkan dulu itu?
> >
> > Berkaitan dengan geger Ambon, saya kok makin lama
> > makin bingung. Mula-mula
> > kelompok pedagang dari Bugis dan Makasar yang
> > dihabisi dan diusir dari
> > Ambon, sekarang sesama Ambonpun dibunuhi. Yang saya
> > makin takjub, banyak
> > orang sebetulnya kurang begitu peduli memperoleh
> > informasi yang sepihak.
> > Kelompok ini tidak berusaha memperoleh informasi
> > yang seimbang. Yang
> > menyedihkan kelompok ini yang paling keras bersuara
> > bila disampaikan fakta
> > bahwa demikian banyak orang muslim yang terbantai.
> > Kelompok kedua adalah
> > kelompok yang mau mencari informasi yang seimbang.
> > Yang menyedihkan,
> > kelompok ini tidak ingin info tersebar dengan
> > sempurna, dan malah cuci
> > tangan dengan alasan tidak tahu menahu urusan Ambon
> > karena tidak ada di
> > sana.....:)
> >
> > Issue berkaitan adalah kemungkinan kudeta oleh pihak
> > militer.
> > Ketidakstabilan yang terus menerus dapat menjadi
> > alasan yg jitu untuk
> > kudeta. Mungkin pada awal reformasi pihak militer
> > tidak ingin dan tidak
> > berani untuk kudeta, tapi dengan perkembangan
> > seperti saat ini apakah mereka
> > tidak akan tergiur?
> >
> > Permasalahan Ambon buat saya sekarang ini lebih pas
> > disebut permasalahan
> > militer vs sipil. Pemerintahan sipil berusaha
> > menekan militer melepas fungsi
> > di luar hankamnya sebanyak mungkin, di lain pihak
> > militer masih
> > tergagap-gagap dan masih ada keinginan untuk
> > langgeng.
> >
> > Sudah berkali-kali saya tulis agar Gus Dur memberi
> > legitimasi pihak hankam
> > untuk memenjalankan fungsinya sebagai penjaga
> > pertahanan dan keamanan. Tidak
> > perlu takut bahwa militer akan menarik hati rakyat
> > lagi. Jadi pengerahan
> > pasukan ke Ambon tidak perlu lagi diirit-irit lagi.
> >
> >
> > Jeffrey Anjasmara
> >
> ______________________________________________________
> > Get Your Private, Free Email at
> > http://www.hotmail.com
> >
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
> http://messenger.yahoo.com


____________________________________________________________________
Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at 
http://webmail.netscape.com.

Kirim email ke