In a message dated 1/5/00 10:32:19 AM Eastern Standard Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:
> Kemarin ada yang memosting jumlah kerusakan masjid ada 32 buah dan gereja yg
> rusak 37 buah. Si pemosting menyatakan bahwa info ini perlu diambil sebagai
> penyeimbang. Saya kira info-info ini pasti dikeluarkan oleh dewan gereja
> pimpinan Titaley yang sudah berubah fungsi menjadi pusat komando strategi
> tempur. Mungkin pula mushala-mushala sederhana yang memang jauh lebih
banyak
> tidak dihitung. Hal ini berbeda dengan bangunan gereja yang biasanya
> permanen, dalam arti megah lah, yang mudah dihitung.
Irwan:
Bung Jeffrey, kalau yg anda maksud adalah posting saya
tanggal 3 Januari dengan subyek Re:2000, maka perlu
saya luruskan angka yg anda tuliskan di atas yaitu
45 mesjid dan 47 gereja. Tujuan dari saya berikan informasi itu
bukan untuk penyeimbang tapi sebagai fakta yg tak terbantahkan
bahwa yg jahat di Ambon bukan hanya orang Kristen tapi juga
orang Islam. Silahkan lihat kembali posting saya tersebut.
Sementara itu, informasi penyeimbang yg saya maksudkan adalah
forwardan informasi dari yayasan SAGU. Semoga anda bisa
membedakan dua hal yg berbeda.
Satu tambahan lagi, saya tersenyum membaca kecurigaan2
anda dengan menduga2 bahwa info tersebut dikeluarkan dari
dewan gereja....hehehehehe.
Kenapa, apa anda ngga bisa menerima fakta bahwa yg jahat
di Ambon itu orang Kristen dan Islam?
Silahkan lihat kembali link yg saya kasih pada posting terdahulu
yaitu dari detik.com
http://www.detik.com/peristiwa/200001/200013-160528.html
Disana dijelaskan tentang data2 selama satu tahun peristiwa Ambon.
Informasi data tersebut diambil dari Dinas Penerangan
Mabes Polri di Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan.
Anda masih sangsi akan data tersebut?
Silahkan saja....:)
Saya pun ngga akan kaget bila suatu saat nanti juga
membaca bahwa peristiwa Mei 1998 lalu yg menimpa
saudara2 kita yg Kristen maupun Tionghoa sebenarnya
dilakukan oleh orang2 Kristen dan Tionghoa sendiri....:)
Ya, beginilah hidup di dunia edan. Terkadang harus siap
menghadapi pikiran2 edan. Yang jelas, saya mah ogah dah
disuruh ikut2an ngedan ngga jelas....:)
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu