Ada bedanya tidak yah, budayawan Omar Khayam yang ini dengan budayawan
Umar Kayam
yang pengarang "Seribu Kunang- Kunang di Manhattan" dan dari Jogja?
Kayaknya kok banyak yah?
:-)



Irwan:
Waduh, Omar Khayam ternyata suka nongkrongin apakabar toh?
Perasaan kemarin2 ini ada seorang netter yg "meremehkan"
tulisan2 di apakabar.
Anyway, menarik juga membaca pembahasan Omar Khayam
tentang Jihad.


> In a message dated 1/13/00 4:53:47 PM Eastern Standard Time,
> [EMAIL PROTECTED] writes:
>
> > Date: Wed, 12 Jan 2000 00:40:59 -0800 (PST)
> >  From: Omar Khayam
> >  Subject: KOLOM OMAR KHAYAM:PESAN DAMAI UNTUK MALUKU
> >  DAN HATI2 SOAL JIHAD
> >
> >  KOLOM OMAR KHAYAM:
> >  PESAN DAMAI UNTUK MALUKU DAN HATI2 SOAL JIHAD :
> >
> >  Dalam posting apakabar tgl.8 Jan.2000, "Ultimatum Terhadap
> >  Umat Kristen di Lampung"
>
>
> Terima kasih buat yg telah memforwardkan. Moga2 dengan ini
> Indonesia boleh lebih ditenangkan dan dijauhkan dari pengaruh
> orang2 yg senangnya bikin Indonesia ramai saja.
>
> Rakyat udah capek diadu domba terus, mbok ya sekali2
> diajak maen sega, gitu.....:)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu

--
never let me lose what I have gained,
and adorn the branches of your river
with leaves of my estranged Autumn.
--Sonnet of Sweet Complaint, Federico Garc�a Lorca--

Kirim email ke