Siapa pun yang menulis pesan yang anda forwadkan, kelihatan tidak
mengerti isi ayat itu atau sengaja dibuat demikian. Sesungguhnya pada
ayat itu (22 : 39) orang muslim diizinkan untuk memerangi orang-orang
yang mengusir mereka dari rumah mereka tanpa alasan yang jelas (22 :
40), namun mereka diusir dikarenakan agama mereka. Alasan yang jelas
misalnya karena hutang dan rumah tersebut sebagai jaminanya. Hal ini
diperkuat dengan surat (2 : 190)
"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi)
janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Alah tidak menyukai
orang-orang yang melampaui batas."
Sekali lagi perlu dicatat orang-orang muslim tidak memerangi orang-orang
nasrani, tetapi perang terhadap kafir-kafir harbi. Untuk ini tidak
dilakukan secara membabi-buta, karena orang muslim adalah orang yang
teratur. Untuk perang tersebut tetap dipimpin oleh seorang amir yang
ditunjuk sebelum menuju medan jihad. Perang adalah pilihan terakhir
untuk mempertahankan diri. Orang muslim akan bersedia berunding bila
mereka menghendaki. hal ini dinyatakan dalan surat (8 : 61)
"Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya
dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar
lagi Maha Mengetahui."
Atas hal yang demikian maka saya sangat menghimbau para alim ulama untuk
dapat bersama umat, untuk memimpin umat kejalan yang benar. Sehingga
apapun keputusan yang diambil sesuai dengan kehendak Allah dan
Rasun-Nya.
Untuk Abdurahman Wahid saya sangat menghimbau agar lebih serius lagi
menyelasaikan malah Ambon ini, karena bisa jadi dikala anda sedang makan
malam bersama keluarga anda, ada keluaga yang bergelimpangan sakarat
dirumah mereka di Maluku.

Agus


Michael Tjiptaputra wrote:

> Dear all.
> Satu masukan ttg kasus ambon.
>
> TJ
>
> Date: Wed, 12 Jan 2000 00:40:59 -0800 (PST)
> From: Omar Khayam
> Subject: KOLOM OMAR KHAYAM:PESAN DAMAI UNTUK MALUKU
> DAN HATI2 SOAL JIHAD
>
> KOLOM OMAR KHAYAM:
> PESAN DAMAI UNTUK MALUKU DAN HATI2 SOAL JIHAD :
>
> Dalam posting apakabar tgl.8 Jan.2000, "Ultimatum Terhadap
> Umat Kristen di Lampung" maka oleh kelompok yang menamakan
> dirinya "Elemen Sorga" bahkan disetujui oleh Ketua DPRD
> Prop. Lampung (Sri Atidah), telah digunakan ayat2 suci
> Quran yang sifatnya bisa meningkatkan kekerasan berskala
> nasional dengan dalih "jihad" yang isinya dapat anda baca
> sendiri dalam posting tsb.
>
> Dalam hal ingin membela sesama kaum Islam atau mendesak agar
> diambil tindakan terhadap adanya bentrokan2 berdasarkan sara,
> maka hal itu baik, tetapi bila ayat2 kitab suci disalah artikan
> dan digunakan untuk memobilisir umat Islam lainnya agar mau
> Jihad maka sebelumnya Omar ingin berikan gambaran yang objective
> agar tidak salah paham soal isi dan maksud ayat2 kitab suci tsb.
>
> ---------------
>
> Ayat kitab suci Quran yang dikutip "Elemen Sorga" di Apakabar
> Jan.8.2000, sbb: Allah SWT berfirman " Telah diizinkan (berperang)
> bagi orang-orang yang diperangi,karena sesungguhnya mereka telah
> dianiaya. Dan sesungguhnya Allah SWT benar-benar maha kuasa
> menolong mereka itu " ( AL Hajj : 39 ). "Sesungguhnya
> orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman
> kepada Allah dan rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu,
> mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah,
> mereka itulah orang-orang yang benar" (Al-Hujurrat:15)
>
> ---------------
>
> Dalam Al Hajj:39 (bahasa Inggris tidak dirubah apapun),
> maka "Perang" dimaksudkan adalah terhadap yang menentang
> Pilgrimage, karena menghianati "Faith" (Iman). Sedangkan
> masalah "korban" (sacrifice) dalam Pilgrimage ini yang
> diterima adalah "kesucian niat" nya dan bukan daging maupun
> darahnya (ump.korban kambing atau sapi-lembu) yang biasanya
> dilakukan pada waktu Lebaran haji.
>
> Kalau arti "War" tsb. diubah menjadi "against Christian or
> Christianity", maka yang berani ubah namanya "Islam sesat".
> Harap baca Su 22:40, karena kaum Nasrani juga menyembah Allah
> yang sama dengan kaum Islam (Our Lord is Allah), maka
> Allah akan membantu siapapun yang membantuNya juga (termasuk
> gereja2,mesjid sinagoge dll). Quran tidak menyuruh Jihad
> terhadap sesama umat Allah. Bisa kacau dunia ini.
>
> --------------
> SURA 22. HAJJ, OR THE PILGRIMAGE.
>
> Su 22:37 It is not their meat nor their blood, that reaches Allah:
> It is your piety that reaches Him: He has thus made them subject
> to you, that ye may glorify Allah for His guidance to you: And
> proclaim the Good News to all who do right.
>
> Su 22:38 � Verily Allah will defend (from ill) those who
> believe: Verily, Allah loveth not any that is a traitor
> to any faith, or shows ingratitude.
>
> Su 22:39 Section 6. To those against whom War is made,
> permission is given (to fight), because they are wronged;
> --and verily, Allah is Most Powerful for their aid; --
>
> Su 22:40 (They are) those who have been expelled from
> their homes in defiance of right, --(for no cause) except
> that they say, "Our Lord is Allah". Did not Allah check
> one set of people by means of another, there
> would surely have been pulled down monasteries, churches,
> synagogues, and mosques, in which the name of Allah is
> commemorated in abundant measure. Allah will certainly
> aid those who aid His(cause) ; --for verily Allah is
> Full of Strength, Exalted in Might, (able to enforce
> His Will).
> ---------------
>
> Dalam Sura 47 maka Nabi Muhamad SAW.mengatakan bahwa bagi
> yang tidak percaya Allah mengutuk mereka, membuat mereka
> buta dan tuli akan penglihatannya. Kemudian dalam Su 47:25
> maka Evil One telah bikin "fly" mereka dengan "harapan2
> palsu" (palsu artinya kalau Jihad bisa menang, hancurkan
> orang2 Kristen, kuasai dunia, dsb.).
>
> --------------
> SURA 47. Muhammad (the Prophet).
>
> SU 47:7 O ye who believe! If ye will aid (the cause of)
> Allah, He will aid you, and plant your feet firmly.
>
> Su 47:23 Such are the men whom Allah has cursed for He
> has made them deaf and blinded their sight.
>
> Su 47:24 Do they not then earnestly seek to understand the
> Koran, or are their hearts locked up by them?
>
> Su 47:25 Those who turn back as apostates after Guidance
> was clearly shown to them, --the Evil One has instigated
> them and buoyed them up with false hopes. -------------
>
> Kalau Jihad didasarkan pada ayat Sura 49:15 maka makna
> sebenarnya adalah dalam "Iman" yang tidak pernah ragu,
> mengorbankan harta maupun dirinya (their persons) tetapi
> karena alasan atau jalan Allah (in the Cause of Allah),
> dan bukan dalam arti pengorbanan (harta dan fisik) dalam
> War terhadap sesama umat Allah. Ini sama saja melawan
> kehendak Allah, yang tentunya tidak benar. Jadi hati2lah
> dalam ucapkan niat Jihad, bukannya keterima malahan ikut
> Setan dengan harapan2 palsunya (Su 47:25).
>
> Bagi anda yang sudah mengerti karena Guidance ini
> maka hendaknya bertobat dan cabut "ikrar jihad" anda
> karena anda bisa mati bukan atas alasan atau jalan Allah.
>
> Juga bagi Uskup, Walubi dll.,hendaknya tidak begitu
> saja menuruti tekanan yang bersifat "salah dimata Allah".
> Kalau mau mengutuk kebiadaban2 SARA, agar datang dari
> iman dan nuraninya sendiri bukan atas tekanan siapapun.
>
> Hendaknya disadari oleh semua pihak bahwa cara2 jihad lalu
> tekan2 agar lain agama ikut2 kutuk, ancam2 dll., sama sekali
> tidak bisa menyelesaikan masalah, bahkan bisa menyebabkan
> tambah rumit upaya penyelesaian pertikaian itu sendiri.
>
> Demikian juga bagi yang sedang bertikai bahkan bunuh2an
> baik yang Islam maupun Kristen di Maluku, supaya menghentikan
> tindakan2 biadad masing2 dengan segera. Hindarkan diri dari
> sifat permusuhan, kebencian dan dendam.
>
> Karena ibaratnya hidup anda itu seperti kapal layar (biduk),
> maka dengan dendam, benci dan permusuhan anda berlayar dengan
> kapal bocor, yang mau tidak mau akan tenggelam ditengah laut.
> Maka kalau mau selamat berlayarlah dengan kapal yang baik,
> tidak bocor, karena anda punya iman, kasih, dan ingin hidup
> berdampingan dengan damai. Buang dendam, tambal kapalmu yang
> bocor itu, maka anda pasti akan selamat dalam hidup ini.
> Nenek moyang pelaut, pasti ale mengarti isi pesan ini.
>
> Soal Iman maka anda harus selalu jaga agar "tegak keatas"
> kepada Tuhan Allah yang Maha Kuasa, dan bukan kepada
> "issue2" yang menakutkan, yang membuat kita benci terhadap
> sesama manusia baik dia orang Ambon Kristen, Ambon Islam,
> orang Buton atau Mandar, Bugis, atau Jawa, dsbnya. Tegakkan
> iman anda selalu keatas.
>
> Ingat2x. "Hidup Damai" itu dasarnya saling hormat, bukan
> saling curiga, dendam atau bunuh. Kalau ini masih tidak
> disadari, apalah artinya penjagaan Polisi, Militer
> didaerah anda karena begitu mereka pergi (tidak bisa selamanya),
> maka dosa2 anda bertambah lagi.
>
> Kalau Agama yang jadi alasan, maka hidup itu dijaga dengan
> baik agar kalau dipanggil Tuhan maka bisa masuk surga,
> bukan mati bunuh bunuhan (pasti masuk neraka). Kalau dengan
> alasan SARA / AGAMA pertikaian diteruskan,maka anda itu
> menipu diri sendiri.
>
> Yang bisa tolong adalah diri anda sendiri, bukan orang lain.
> Aparat Pemerintah cuma bisa bantu sementara saja. Itupun
> dengan resiko bisa dianggap berat sebelah. Semoga anda
> semua segera sadar, masing2 bertobat, dan mulai hidup damai
> kembali. AMIN.
>
> ----- End of forwarded message from Omar Khayam -----
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke