Wah, ini pernyataan yg hanya cocok untuk masa kampanye. Jaman sekarang sudah
nggak laku lagi jargon-jargon sejenis ini.

Masyarakat kita memang baru belajar. Jadi dari asal mulanya memang bodoh.
Jadi kalau mau menimpakan kesalahan kepada ORBA dan ORLA berarti cuman
membeo ucapan politisi untuk kepentingan politiknya. Jaman ORLA Sukarno
membuka berbagai universitas dalam waktu yg hampir bersamaan. Biasanya
universitas negeri karena sulit untuk membuka peluang universitas swasta.
Ada beberapa yg survive emang.

Jaman Suharto bidang pendidikan menempati porsi yg besar. Sangat besar. Jadi
jangan lah menginkari hal ini karena artinya kita membuat bodoh diri kita
sendiri. Yang tidak kita dapatkan adalah kebebasan berbicara, kebebasan
berpolitik. Sejak 1980 kita juga dicurangi dalam berbisnis oleh keluarga
Suharto dan kroni-kroninya si yahudi Asia. Tapi kalau diperbodoh? Wah,
enggak ah. Kesempatan sudah dibuka, dengan beberapa katup-katup memang....:)
Belum program pendidikan dasarnya enam tahun yg mau menjadi 9 tahun itu. Ini
sifatnya sangat mendasar lho. Bukan cuman beberapa gelintir orang yg dikirim
sebagai mercusuar dan sisanya cuman riak ombak.

Jaman Habibie terlalu singkat untuk mengulas kontribusinya dalam pendidikan.
Cuman waktu jadi Menristek dulu dia sudah berkontribusi dalam proses
pengiriman ribuan pelajar untuk belajar ke LN. Ini adalah suatu sumbangan
besar bagi orang-orang berprestasi yg menempuh pendidikan ke LN tadinya
hanya mimpi.

Jaman Gus Dur belum menunjukkan program pendidikan. Masih terlalu dini untuk
menilai. Cuman memang jaman Gus Dur ini banyak sekali menteri-menteri yang
bodo. Itu adalah kemunduran, dan itu juga kenyataan. Saya belum bicara
wapresnya yg bodonya minta ampun dan gaya monolognya Gus Dur nih.

Point saya, objektif dikit lah. Dengan bersikap objektif berarti anda juga
menghargai "kepintaran" anda sendiri. Iya enggak mbak Jun?


JA

'------------------------------
>From: E R Juni <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: Sami Mawon
>Date: Fri, 4 Feb 2000 09:58:32 -0600
>
>betul sekali...
>
>gimana yah, karena kenyataannya 'masyarakat' memang sengaja 'diperbodoh'
>selama puluhan tahun...
>
>berarti kita harus menunggu generasi baru yang sekarang ini masih sd,
>dididik dengan baik supaya tidak bodoh seperti generasi2 di atasnya....
>padahal yang mendidik masih termasuk yang 'bodoh' juga.....
>
>wuehh... looooong way to go...
>
>e r juni
>
> > Sami mawon.
> > Disini kita juga Om Do
> > Pemimpin itu kan cerminan masyarakatnya.
> > Masyarakat bodoh, pemimpin pasti juga orang bodoh
> > Masyarakat penipu, pemimpin pasti juga penipu
> > Masyarakat cerdas, pemimpin pasti juga cerdas
> >
> > Soe

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke