Mas Budi,
meminjam istilah Jaya Suprana soal "kelirumologi",
mungkin memang istilah ini menggambarkan berbagai
logika rancu yang sering dikutip para elit politik &
birokrat kita.
Contohnya:
- "MUNDUR dari jabatan itu bukan cermin budaya bangsa
Indonesia." (mungkin maksudnya, rakyat Indonesia khan
masih banyak yang miskin, jadi paling tepat
dikembangkan budaya "rai gedhek" (=ndableg), instead
of rai tembok...;-). Ada yang tahu istilah yang pas
dalam bahasa Indonesia/Inggris?
- Makin besar kita dapat UTANG-an dari WB & IMF,
dibilang: "ternyata kita masih mendapat kepercayaan
dari negara2 donor". Lha dalah...ini kata orang
sih....udah miskin (banyak utang) masih juga
sombong....;-). EGP, wong bukan gua yang bayar.
- Para konglomerat yang kredit macetnya trilyun-an
rupiah paling aman dikasih jabatan, supaya tidak
terjadi "capital flight". Memang di negara kita,
"pengutang" ternyata menjadi profesi yang sangat
dihormati, kalau perlu dikasih bintang mahaputra.
- Kebebasan Presiden GD mengeluarkan berbagai isyu
politik di luar negeri dibilang menterinya sebagai:
"freedom of expression" dari demokrasi. Menteri satu
ini memang begitu bangga dengan Amerika Serikat (AS),
sehingga nama depannya pun disingkat "AS".
- Debat terbuka (public debate) bukan budaya timur.
Maksudnya mungkin, budaya timur itu budaya feodal
dimana raja (pemimpin) selalu benar, sehingga rakyat
harus tetap dipertahankan agar tetap tidak tahu
("kalau rakyat lemah maka NEGARA kuat"...;-)
Masih ada lagi? monggo ditambah sendiri. Mumpung
"kelirumologi" masih ditolerir oleh budaya timur.
Gus Yo.
--- Budi Haryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Ini baru salah satu dari banyak juragan lainnya yang
> masih 'alergi' dan
> belum siap mental terhadap kritikan ataupun komentar
> 'bawahannya'.
> Menurut saya, seharusnya Wiranto justru berbangga
> karena perwira yang
> dididiknya ada yang berani beropini didepan publik
> dan mampu
> mengembangkan wawasannya tanpa harus terus-menerus
> terbelenggu pada
> doktrin TNI.
> Namun, saya belum yakin benar terhadap hal ini,
> karena masih mempunyai
> dua pertanyaan, yaitu:
> 1. Apakah 'juragan' itu selalu benar?
> 2. Apakah 'bawahan' itu selalu tidak pernah benar?
> Salam,
> Budi
>
> Riyon Guswara wrote:
> > Wiranto Merasa Gagal Membina Agus
> > JAKARTA-Jenderal TNI Wiranto menanggapi peryantaan
> > Pangdam Wirabuana Mayjen TNI Agus Wirahadikusumah
> agar
> > ia sebaiknya mundur dan menjadi oposisi Golkar,
> > merupakan hal yang tidak pantas diucapkan, karena
> hal
> > itu bukan urusannya. Di samping itu, dia menyesal
> > karena merasa gagal membina perwira seperti itu.
> >
> ===dihapus=====
>
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com