Saya "belokkan" sedikit yaa......:-)
soalnya saya jadi ingat obrolan terakhir sama Jaya suprana di Hannover.
Waktu itu adalah masa hebat-hebatnya krisis menempa kita.
$oeharto pun masih sangat perkasa...jangankan cuma datang ke kejakgung
yaa....hehe...;-)

Dia bilang.... ada satu sifat orang indonesia yang pada saatnya akan menjadi
penyelamat.
yaitu "kepepetisme".......kata dia orang indonesia itu budayanya memang
.."kejedug" dulu.....baru mau
belajar. Dia memang selalu memakai perspektif humor dalam penyelesaian
masalah, bahkan humor sendiri sebagai bagian dari therapy.
Sekarang, apa yang dia katakan dulu jadi kenyataan........
Kepepetisme bertriwikrama menjadi kekuatan yang memporak-porandakan rejim
rejim lalu.
Tanpa pandang bulu, dalam waktu yang relatif singkat. kekuatan-kekuatan
jahat tercabut dari tanahnya.

Namun kita berharap kepepetisme rakyat tidak "dibablaskan" sehingga
menciptakan kepepetisme-kepepetisme
lain yang akhirnya malah berbalik menyengsarakan rakyat..........

Bung Jaya yang baik..........kalo ternyata bung harus menjadi sang
togog.......maukah bung menerima tugas mulia dari rakyat ini??


salam hangat dari Hannover yang dingin ini.......


----- Original Message -----
From: Priyo Pujiwasono <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, February 15, 2000 1:47 PM
Subject: Kelirumologi (was: Lho kok marah Jendral?)


> Mas Budi,
> meminjam istilah Jaya Suprana soal "kelirumologi",
> mungkin memang istilah ini menggambarkan berbagai
> logika rancu yang sering dikutip para elit politik &
> birokrat kita.
> Contohnya:
> - "MUNDUR dari jabatan itu bukan cermin budaya bangsa
> Indonesia." (mungkin maksudnya, rakyat Indonesia khan
> masih banyak yang miskin, jadi paling tepat
> dikembangkan budaya "rai gedhek" (=ndableg), instead
> of rai tembok...;-). Ada yang tahu istilah yang pas
> dalam bahasa Indonesia/Inggris?
> - Makin besar kita dapat UTANG-an dari WB & IMF,
> dibilang: "ternyata kita masih mendapat kepercayaan
> dari negara2 donor". Lha dalah...ini kata orang
> sih....udah miskin (banyak utang) masih juga
> sombong....;-). EGP, wong bukan gua yang bayar.
> - Para konglomerat yang kredit macetnya trilyun-an
> rupiah paling aman dikasih jabatan, supaya tidak
> terjadi "capital flight". Memang di negara kita,
> "pengutang" ternyata menjadi profesi yang sangat
> dihormati, kalau perlu dikasih bintang mahaputra.
> - Kebebasan Presiden GD mengeluarkan berbagai isyu
> politik di luar negeri dibilang menterinya sebagai:
> "freedom of expression" dari demokrasi. Menteri satu
> ini memang begitu bangga dengan Amerika Serikat (AS),
> sehingga nama depannya pun disingkat "AS".
> - Debat terbuka (public debate) bukan budaya timur.
> Maksudnya mungkin, budaya timur itu budaya feodal
> dimana raja (pemimpin) selalu benar, sehingga rakyat
> harus tetap dipertahankan agar tetap tidak tahu
> ("kalau rakyat lemah maka NEGARA kuat"...;-)
>
> Masih ada lagi? monggo ditambah sendiri. Mumpung
> "kelirumologi" masih ditolerir oleh budaya timur.
>
> Gus Yo.
>
>
> --- Budi Haryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Ini baru salah satu dari banyak juragan lainnya yang
> > masih 'alergi' dan
> > belum siap mental terhadap kritikan ataupun komentar
> > 'bawahannya'.
> > Menurut saya, seharusnya Wiranto justru berbangga
> > karena perwira yang
> > dididiknya ada yang berani beropini didepan publik
> > dan mampu
> > mengembangkan wawasannya tanpa harus terus-menerus
> > terbelenggu pada
> > doktrin TNI.
> > Namun, saya belum yakin benar terhadap hal ini,
> > karena masih mempunyai
> > dua pertanyaan, yaitu:
> > 1. Apakah 'juragan' itu selalu benar?
> > 2. Apakah 'bawahan' itu selalu tidak pernah benar?
> > Salam,
> > Budi
> >
> > Riyon Guswara wrote:
> > > Wiranto Merasa Gagal Membina Agus
> > > JAKARTA-Jenderal TNI Wiranto menanggapi peryantaan
> > > Pangdam Wirabuana Mayjen TNI Agus Wirahadikusumah
> > agar
> > > ia sebaiknya mundur dan menjadi oposisi Golkar,
> > > merupakan hal yang tidak pantas diucapkan, karena
> > hal
> > > itu bukan urusannya. Di samping itu, dia menyesal
> > > karena merasa gagal membina perwira seperti itu.
> > >
> > ===dihapus=====
> >
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
> http://im.yahoo.com
>

Kirim email ke