In a message dated 3/3/00 12:12:28 PM Eastern Standard Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:

> *****Oh ya, nanti saya tunjukkan dimana sebenarnya letak kesalahan 2=0 atau
>  2=1 itu dimulai....:)
>
>
>  Pak Nasrullah menulis bahwa Irwan Ariston Napitupulu = Pria.  Saya
asumsikan
>  tanda '=' berarti "adalah" Dengan kata lain kalau dibaca menjadi "Irwan
>  Ariston Napitupulu adalah Pria"
>
>  #####Jadi anda menginginkan agar istilah 2=0, 2=1, dan 1-0 diganti dengan 2
>  adalah 0, 2 adalah 1, dan 1 adalah 0. Apakah begitu?

Irwan:
Faktanya tidak. Karenanya saya tunjukan dalam posting yg
tertuang dalam SK.066/MTK/2000 bahwa tidak benar 2=1 atau
2=0.....:)



>  *****Irwan Ariston Napitupulu = Pria akan berbeda bila dibalik menjadi
>  Pria = Irwan Ariston Napitupulu (???)

>  #####.Irwan Ariston Napitupulu adalah Pria.
>  Bagaimana kalau kita asumsikan tanda '=' berarti "MERUPAKAN ISTILAH JENIS
>  KELAMIN  SEPERTI BAGI SESEORANG YANG BERNAMA" ? . Dengan kata lain kalau
>  dibaca menjadi "PRIA MERUPAKAN ISTILAH JENIS KELAMIN  SEPERTI BAGI
SESEORANG
>  YANG BERNAMA IRWAN ARISTON NAPITUPULU"

Irwan:
Dengan kata lain, kalimat di atas itu diambil dari persamaan
Pria = Irwan Ariston Napitpulu
dimana tanda "=" dibaca menjadi "merupakan istilah jenis kelamin
seperti bagi seseorang yang bernama"

Kita lihat apakah persamaan
Pria = Irwan Ariston Napitupulu itu merupakan persamaan matematik
atau bukan. Kalau dia persamaan matematik maka dia akan
memenuhi persyaratan bila a=b maka b=a.

Maka persamaan Irwan Ariston Napitupulu = Pria
bila menggunakan arti tanda "=" dari Pak Nasrullah bunyinya
akan seperti ini:

Irwan Ariston Napitupulu ""merupakan istilah jenis kelamin
seperti bagi seseorang yang bernama" Pria.

Nah, lho, jelas khan amburadulnya.....:)

Karenanya,
Irwan Ariston Napitupulu = Pria bukanlah persamaan matematik
yg bisa dirubah menjadi Pria = Irwan Ariston Napitupulu.....:)



>
>  *****Terlihat sekali bukan bahwa persamaan di atas tidak dikatakan sebagai
>  persamaan matematik karena ketika dibalik artinya jadi berubah.
>  #####
>  PERKALIAN ANTARA DUA DENGAN EMPAT MENGHASILKAN DELAPAN
>
>  Terus kita balik :
>
>  DELAPAN MENGHASILKAN EMPAT DAN DUA ANTARA PERKALIAN
>
>  Salah, kan!
>
>  Karena itu menjadi
>
>  DELAPAN DIHASILKAN DARI  PERKALIAN ANTARA EMPAT DENGAN  DUA

Irwan:
Lho, koq bikin kalimatnya seperti itu?
Nih saya coba tulis persamaannya:

Bila 2x4=8 adalah persamaan matematika, maka
8 = 2x4.

Kalau mau pake tulisan menjadi:
Dua dikali empat adalah delapan.
Sekarang kita balik.
Delapan adalah dua dikali empat.

Sama khan?....:)

Perhatikan contoh saya awalnya.


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke