KOREKSI: maksud saya di Austria adalah Freedom Party bukan Reform Party.
Sedangkan yg di AS adalah benar Reform Party.

-----Original Message-----
From: Mahendra Siregar <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, March 03, 2000 1:30 PM
Subject: Austria (was BE ALERT OF KISSINGER!!!!!)


>Saya juga tertarik mencermati perkembangan di Austria dengan partai
>reform-nya Joerg Haider itu, namun bukan untuk menarik analogi dengan
>Indonesia. Saya melihat meningkatkanya popularitas Haider di Eropa itu
>adalah sebagai reaksi dari dominasi pengaruh partai-partai sosialis
demokrat
>dengan nilai-nilai socio-welfare liberal mereka yang sangat pro one-europe
>identity itu. Sekitar 9 dari negara anggota European Union saat ini
dikuasai
>oleh partai sosial demokrat. Akibatnya, pengikut konservatif di
>negara-negara itu yang kecewa dengan partai-partai konservatif yg dianggap
>terlalu jauh bergerak ketengah, cenderung memberikan suaranya kepada partai
>ultra-nasionalis kanan seperti partai reform itu, semacam protest votes.
>
>Mari kita lihat apakah perkembangan di Eropa juga akan terjadi di AS yg
>sudah 8 tahun diperintah oleh Partai Demokrat, yang sedikit-banyak mirip
>sosial demokrat di Eropa. Sedangkan partai Republik yang konservatif,
dengan
>calon-calon utamanya Bush dan McCain, kemungkinan besar juga dianggap oleh
>para konservatif sudah terlalu jauh bergerak ke tengah. Menjadi menarik
>apakah partai reform di AS yg mungkin akan dipimpin oleh Pat Buchanan juga
>akan memperoleh "protest votes" dalam jumlah besar seperti di Eropa itu.
>
>Salam
>Mahendra
>
>
>-----Original Message-----
>From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Friday, March 03, 2000 1:10 PM
>Subject: Re: BE ALERT OF KISSINGER!!!!!
>
>
>>In a message dated 3/3/00 12:57:31 PM Eastern Standard Time,
>[EMAIL PROTECTED]
>>writes:
>>
>>> >:) He..he..., di mana-mana US masih tetap memegang hegemony politik dan
>>>  >ekonomi.  Argument Europe? Masih berkutat membentuk the unity of Euro.
>>> Belum
>>>  >apa-apa, Swizerland sudah memiliki pemerintahan Neo Nazi yang anti
>>>  >immigrants.
>>>
>>>  Switzerland atau Austria?
>>
>>
>>Irwan:
>>Jawabannya adalah Austria.
>>Akibat hal tersebut, ekonomi Austria merosot drastis
>>karena kunjungan wisatawannya yg merosot dengan tajam.
>>Padahal, seperti kita ketahui industri pariwisata di Austria
>>mempunya peran yg sangat penting dalam perekonomiannya
>>karena banyak penduduk di sana yg menggantungkan
>>hidupnya pada industri pariwisata.
>>
>>Moga2 negara kita, Indonesia, ngga ikut2an seperti Austria.
>>
>>Saya mah sering bersyukur bahwa Indonesia boleh punya
>>presiden seperti Gus Dur. Dia berhasil memulihkan citra
>>Indonesia di mata internasional yg sebelumnya sudah porak
>>poranda. Bahkan kita sempat terancam diboikot internasional.
>>Saya dulunya sudah kebayang deh, kalau sampai diboikot
>>internasional, bisa banyak yg menderita rakyat kita.
>>Untungnya kita masih punya seorang Gus Dur.
>>
>>Makanya, sekarang saya mah santai2 aja di milis ini.
>>Paling2 ketawa kecil saja ngelihatin orang2 yg masih
>>ngotot mau "ngejatuhin"  Gus Dur.....:)
>>Buat saya, orang2 itu adalah orang2 paling jahat yg
>>kerjaannya hanya mikirin diri sendiri aja, mikirin
>>kepentingan kelompok diatas kepentingan bangsa dan negara....:)
>>Kalau pun ngga demikian, maka mungkin hanya karena
>>orang tersebut pikirannya tertutup, melihat masalah hanya
>>dengan pemikiran sempit atau sumber yg terbatas.
>>
>>Sedikit melenceng, silahkan perhatikan lagi bagaimana
>>saya bisa dengan mudah merubah tulisan Arya sehingga
>>seolah2 terlihat seperti asli....:)
>>
>>
>>jabat erat,
>>Irwan Ariston Napitupulu (Gus Napit)
>>
>

Kirim email ke