Suatu hari teman saya <alumnus ITB> pergi ke tempat penjualan komputer.
Maksudnya ingin membeli komputer baru.
Dengan penuh percaya diri pihak sales di sana menerangkan tentang
seluk-beluk komputer incaran teman tersebut.
Secara basa-basi pihak sales sempat juga bertanya, "Ngomong-ngomong
anda kuliah di mana?", lalu dijawab, "Sudah selesai dari ITB.
Entah kenapa ya ... beberapa saat kemudian harga langsung diturunkan
dari penawaran semula. Selisihnya ya sekitar 200.000
Padahal teman itu belum bicara masalah harga.
Ini artinya apa?
Artinya ada dua kemungkinan:
Pertama: si Penjual mungkin adalah alumnus ITB atau mempunyai hubungan bisnis
dengan ITB, sehingga dia mau menurunkan harga komputer tersebut. Hal tersebut
lazim terjadi. Di Mekkah, kalau kita fasih berbahasa arab, bisa saja kita
mendapat harga yang lumayan murah ketika berbelanja. Di Bali, harga barang
barang kerajinan untuk turis lokal bisa lebih murah dibanding dengan harga
untuk turis asing. Jadi konteksnya disini adalah, si penjual mempunyai sebuah
hubungan, entah itu dalam hal bahasa, suku, asal ( berasal dari kota yang
sama, sekolah yang sama dan sebagainya ) dengan calon pembeli.
Kedua: Si penjual bisa saja menganggap bahwa pembeli itu paham dengan barang
yang sedang dijual, berdasarkan informasi yang diterima bahwa pembeli itu
adalah lulusan ITB.
Dengan demikian, si penjual merasa bahwa ia tidak mungkin menetapkan harga
pertama dengan calon pembeli, karena calon pembeli itu paham dengan produknya
dan bisa saja calon pembeli itu akhirnya pergi karena menganggap barang itu
terlalu mahal.
Arya