Bagaimana dengan isu di beberapa harian/majalah bahwa terjadi tarik ulur
(saling sikut) dimana PDIP ingin mempertahankan KKG, dan PKB ingin
menggantikannya. Alasannya KKG (konon) ingin memberi perhatian lebih pada
kalangan menengah dan bawah, sedangkan Gus Dur dan PKB dengan otaknya Sofyan
Wanandi ingin agar arah kebijakan ekuin kembali ke semula (jaman ORBA)
dengan memberikan jalan terlebih dahulu kepada konglomerat?
Ada komentar?
------------
>From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: Calon pengganti Kwik?
>Date: Wed, 12 Apr 2000 09:03:44 EDT
>
>In a message dated 4/11/00 7:10:48 AM Eastern Daylight Time,
>[EMAIL PROTECTED]
>writes:
>
> > http://detik.com/ekbis/2000/04/11/2000411-102704.shtml
>
>
>Pak Priyo, mengenai Kwik Kian Gie (KKG), sebenarnya hal ini adalah
>salah satu uneg2 yang ingin saya lemparkan ke acara tatap
>muka di DC hari senin malam lalu. Sayangnya, setelah mengetahui
>agenda yang lebih mengarah meminta masukan ke masalah2
>rancangan TAP MPR yg sedang disusun tersebut, akhirnya saya
>urungkan niat saya melepaskan uneg2 yg sudah numpuk di kepala.
>
>Kembali ke soal KKG, sudah beberapa lama memang saya
>melihat dia tidak mampu untuk memegang jabatan Menko Ekuin.
>Saya kurang melihat sikap leadership dalam kepemimpinan dia.
>Terlalu banyak excuses yg diberikan terhadap masalah2 yang
>ada padahal seharusnya dia sebagai leader harus bisa menjadi
>problem solver. Seorang leader juga harus bisa bertindak tegas
>dan berani mengambil resiko2 untuk mewujudkan target2 yang
>dibebankan kepadanya. Kalau memang dia merasakan ada
>hambatan dari dalam selama dia memimpin, seharusnya dia
>bisa mengatasi masalah itu dengan melakukan pendekatan.
>Bila pendekatan tidak berhasil, maka seharusnya orang tersebut
>diganti saja dengan orang lain yg bisa mensupport tugasnya.
>
>Melihat latar belakangnya dan juga kegemarannya yang suka
>memeriksa atau memantau kesalahan2 pihak lain, tampaknya
>kedudukan yang lebih pas untuk KKG adalah Ketua Bapepam.
>Saya merasa dunia pasar modal lebih membutuhkan seorang
>KKG ketimbang bidang ekuin di pemerintahan.
>Bapepam yang ada sekarang ini saya lihat masih sangat lemah
>dan perlu seorang pemimpin seperti KKG yang bersih dan gemar
>sekali "menghantam" pihak2 yang tidak mengikuti aturan main.
>
>Mengenai siapa yang pas untuk jabatan Menko Ekuin, saya
>melihat beberapa alternatif (tentunya orang yg saya kenal).
>Alternatif tersebut adalah Faisal Basri dan Dorodjatun.
>Bila disuruh memilih salah satu dari dua di atas, saya lebih memilih
>Faisal Basri. Hal ini mengingat menurut saya Dorodjatun masih
>diperlukan peranannya sebagai dubes RI di AS. Sementara,
>Faisal Basri saya lihat belum dikasih peran yang cukup sesuai
>dengan kemampuan yang dia miliki.
>
>Walau demikian, seperti "bocoran" yang sudah diberikan
>oleh Pak Matori waktu di DC kemarin, tampaknya GD akan
>lebih memilih mempertahankan kabinet sekarang dengan
>cara memberikan kesempatan terakhir untuk memperbaiki
>kinerjanya masing2. Bila ternyata tidak juga ada perubahan,
>baru kemudian dilakukan perubahan2 di dalam kabinet.
>
>Selain KKG, masih ada lagi menteri2 yang menurut saya
>prestasinya kurang memuaskan.
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com