Saya rasa ada baiknya kalau menteri2 di jajaran EKUIN
dicari yang professional & NON-PARTISAN.
Kalau partisan, kok cenderung 'saling-jegal' & kurang
kompak jadinya.
FB memang brilliant, sayangnya orang satu ini --
tampaknya kurang bisa kerja sama (menurut info yang
saya terima). Padahal untuk jabatan Menteri EKUIN
perlu orang yang 'leadership style'-nya acceptable.
Kalau alternatifnya DK & FB saya kira DK lebih pantas
menyandang jabatan itu. Yang mungkin perlu dipertajam,
justru visi "kerakyatan"-nya...Biasanya (kata orang)
orientasi ekonom UI lebih ke arah ekonomi
menengah-besar.
Alternatif lainnya, Mubyarto (yg juga non-partisan)
sangat pas untuk itu.

Just my 2 cents.
PP

--- Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Mengenai siapa yang pas untuk jabatan Menko Ekuin,
> saya
> melihat beberapa alternatif (tentunya orang yg saya
> kenal).
> Alternatif tersebut adalah Faisal Basri dan
> Dorodjatun.
> Bila disuruh memilih salah satu dari dua di atas,
> saya lebih memilih
> Faisal Basri. Hal ini mengingat menurut saya
> Dorodjatun masih
> diperlukan peranannya sebagai dubes RI di AS.
> Sementara,
> Faisal Basri saya lihat belum dikasih peran yang
> cukup sesuai
> dengan kemampuan yang dia miliki.
> Walau demikian, seperti "bocoran" yang sudah
> diberikan
> oleh Pak Matori waktu di DC kemarin, tampaknya GD
> akan
> lebih memilih mempertahankan kabinet sekarang dengan
> cara memberikan kesempatan terakhir untuk
> memperbaiki
> kinerjanya masing2. Bila ternyata tidak juga ada
> perubahan,
> baru kemudian dilakukan perubahan2 di dalam kabinet.
>
> Selain KKG, masih ada lagi menteri2 yang menurut
> saya
> prestasinya kurang memuaskan.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send online invitations with Yahoo! Invites.
http://invites.yahoo.com

Kirim email ke