Assalamualaikum Wr. Wb.

Dibawah ini adalah Press Release dari Petisi Washington yang dibuat bersama oleh 
Mahasiswa dan Masyarakan Indonesia di Washington, DC. Kami akan menyampaikan petisi 
ini pada hari minggu besok. Bila ada pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan petisi 
dan/atau aksi kami ini harap hubungi saya di:

E-mail: [EMAIL PROTECTED]
Phone: 703-627-3255
Address: 8039 Kidwell Town Ct
Vienna, VA 22182 - USA

Faransyah Jaya
Ketua PERMIAS Washington, DC
Http://www.dc.permias.org

------------------------------------
PETISI Washington (Press Release)

Permias Washington-DC dan beberapa anggota masyarakat Washington-DC akan menggelar 
aksi demo keprihatinan terhadap World Bank & IMF, pada hari Minggu 16 April 2000 di 
depan kantor World Bank. Aksi demo ini akan memanfaatkan demo besar-besaran terhadap 
agenda pertemuan/rapat WB dan IMF yang akan diselenggarakan di Washington DC tanggal 
16-17 April 2000.

Meskipun memanfaatkan momentum aksi protes terhadap WB & IMF, tetapi aksi yang 
dilakukan oleh Permias-DC dan masyarakat Indonesia ini tidak atau bukan merupakan 
bagian dari kelompok organisasi A16 (http://www.a16.org). Demo mahasiswa dan 
masyarakat Indonesia di Washington DC ini dilandasi oleh keprihatinan terhadap tidak 
menentunya nasib perekonomian nasional Indonesia, yang sebenarnya merupakan akibat 
dari sistem KKN rejim yang berkuasa yang berkolaborasi dengan lembaga donor 
internasional, dalam hal ini terutama pihak WB dan IMF.

Permias DC dan beberapa masyarakat di Washington DC menilai bahwa WB dan IMF selama 
ini telah membiarkan dan "menutup mata" terhadap berbagai peristiwa KKN dalam 
kaitannya dengan pengucuran bantuan luar negeri (baik loan maupun grant), bahkan 
secara tidak langsung ikut terlibat dalam "kolaborasi" pemberian hutang terhadap rejim 
Soeharto dan kroninya. WB dan IMF secara langsung maupun tidak (selama 32 tahun rejim 
Soeharto) telah membiarkan ekonomi Indonesia masuk ke dalam perangkap hutang (DEBT 
TRAP), yang puncaknya menyebabkan krisis ekonomi nasional yang harus ditanggung oleh 
seluruh rakyat Indonesia sampai saat ini. WB dan IMF tidak boleh lepas tangan, karena 
selama
pengucuran dan pemberian bantuan luar negeri kepada pemerintah Indonesia seharusnya 
mereka ikut memberikan warning, control, evaluasi, dsb. Tetapi selama ini terlihat 
pihak WB dan IMF telah memberikan report dan pujian yang menyesatkan (misleading) 
terhadap keadaan sesungguhnya dari perekonomian Indonesia, bahkan dengan memberikan 
julukan kepada Indonesia sebagai kelompok East Asian Miracle atau High Performing 
Asian Economies (World Bank report,
1995?), terhadap sebuah negara yang pertumbuhan ekonominya tinggi, sementara 
mengabaikan dan mengaburkan fakta bahwa hutang yang tidak terkontrol (debt trap) 
sebenarnya merupakan bom waktu yang akan meledak menjadi krisis ekonomi berkepanjangan 
seperti saat ini, yang akibatnya terpaksa ditanggung oleh seluruh rakyat Indonesia. 
Oleh karena itu, dilandasi oleh kesadaran bahwa WB dan IMF harus ikut bertanggung 
jawab atas berbagai "kolaborasi" pengucuran bantuan luar negeri semasa rejim Soeharto 
dan kroninya, kami, Permias Washington DC dan beberapa anggota masyarakat Indonesia 
mengeluarkan PETISI
Washington yang dikeluarkan di Washington DC pada tanggal 14 April 2000 pada pukul 
14:14.14 (jam 2 siang lebih 14 menit, 14 detik) waktu Washington DC sebagai berikut:

WASHINGTON PETITION
AGAINST INDONESIAN ODIOUS DEBT

The Indonesian Students and the Indonesian Community in Washington DC hereby support 
the critical action launched by the Mobilization for Global Justice against the 
traditional pattern of the World Bank group and the IMF in their relation with their 
member countries.

In relation with Indonesia, we would like to emphasize the following demand by the 
people of Indonesia

1. The Indonesian People want justice for all and we strongly urge Indonesian 
government to take action against former President Soeharto and his cronies for their 
corrupt and misuse of the Indonesian debt. We demand confiscation and nationalization 
of Soeharto and his cronies asset and wealth to be returned to the Indonesian people 
and partially used to compensate the odious debt.

2. The World Bank and the IMF should bear responsibility for their 32 years of 
collaboration with Soeharto and both institutions should take measure to liberate 
Indonesian people from the burden of paying debt which are corrupted by the Soeharto 
regime.

3. We urge the London Club and the Paris Club not only for a rescheduling, but a 
substantial reduction of Indonesian debt following the formula of Russian debt 
reduction reached at London Club. The Russian Formula of 36,5% reduction and swap of 
the remaining debt into 30 year long term bond and 7 year grace period should be 
applied to other countries including Indonesia. We can not
accept discrimination in the treatment of debtors by the London Club and Paris Club.

4. We demand compensation from the World Bank and IMF for any crime  against humanity 
which had been executed by the Soeharto regime against Indonesian People from Aceh to 
Irian. We demand that the two institutions through Indonesian government give 
compensation for all the victims of rape, torture, kidnapping and murder of activist, 
student and innocent people in many riot instigated by the Soeharto regime such as the 
May 12-14 riot, the Trisakti and the Semanggi I-II as well as other terror launched by 
the state during the authoritarian regime before the legitimate president elected in 
October 1999.

5. We demand an impartial tribunal to be established to punish those violators of 
human rights if they refuse to admit and plead guilty in front of the National Truth 
and Reconciliation Committee. We will forgive and forget those violators only after 
they redeem themselves and show their repentance of their mistakes.

Washington DC April 14, 2000

Atas nama Permias Washington DC dan beberapa anggota masyarakat Washington DC dan 
sekitarnya:
- Christianto Wibisono - masyarakat Indonesia
- Faransyah Jaya, Ketua Permias DC
- Yan Suryana , Ketua FORDEMIAS
- Rudy Kusnadi Sultana, George Washington University
- Priyo Pujiwasono, George Washington University
- Hara Hutauruk, American University

(Dan beberapa individu anggota PERMIAS yang tidak bisa disebutkan satu persatu dan 
telah menyatakan dukungan serta simpatinya terhadap aksi keprihatinan dan PETISI 
Washington DC ini).



------------------------------------------------------------
Happy Earth Day 2000 from the staff at DCEmail.com
http://www.dcemail.com -  FREE Email for the Community

Kirim email ke