Di "Venuslandia" ada dua perusahaan besar : IndoMath dan SatelinMath.
Mereka diberi otoritas untuk menyelenggarakan jasa pelayanan perhitungan
bagi rakyat nagara itu. Jadi siapa pun bila ingin menyelesaikan
perhitungan/penjumlahan dengan cepat bisa menggunakan jasa IndoMath atau
SatelinMath.
Tarifnya tergantung pada jumlah/panjangan bilangan. Semakin banyak
jumlahnya atau semakin panjang digitnya berarti biayanya semakin besar.
Misalkan untuk perhitungan/penjumlahan "23.056 + 45.698 + 45.697 +
64.999 + 40.676" dikenai tarif 25 Vens <Vens adalah nama mata uang
Venuslandia">
Adanya jasa tersebut karena masyarakat di sana secara pukul rata belum
mampu menghitung perhitungan/penjumlahan itu dengan cepat. Kalau pun
dilakukan akan makan waktu sangat lama. Malah sampai 100 kali lebih lama.
Memang jasa itu dibutuhkan hampir semua rakyat negeri tersebut. Maka
tidak heranlah bila kedua perusahaan itu maju.
Hari berganti hari. Minggu berganti minggu. Tahun bergantu tahun.
Dasawarsa berganti Dasawarsa.
Hanya tarif jasa perhitungan/penjumlahan terus naik.
Akhirnya suatu ketika muncul inisiatif dari para pakar alumnus jurusan
"INDUSTRI" dan "MATEMATIKA" dari "INSTITUT TEKNOLOGI PLUTODUNG" <ITP>.
Yaitu melakukan penelitian/pengkajian di bidang sarana
perhitungan/penjumlahan.
Melalui perjalanan/pengalaman panjang akhirnya ia memproduksi ALAT
HITUNG/JUMLAH <terbuat dari kayu> dengan harga jual 2.500 VENS.
Dengan memiliki alat ini maka si empu bisa menyenggarakan jasa
perhitungan/penjumlahan ala Indomath dan SatelinMath. Malah sebagai
konsekwensi hukum pasar ...hanya bisa menetapkan tarif 1/10 dari harga
normal.
Akhirnya muncul bisnis jasa seperti di banyak tempat.
Tetapi berhubung sifatnya masih ilegal sehingga tidak
diperkenankan/dilarang. Apalagi kehadiran mereka bisa merugikan penghasilan
IndoMath dan SatelinMath. Beberapa di antaranya dipaksa untuk tutup. Setiap
ALAT HITUNG/JUMLAH yang ditemui disita.
Tetapi tampaknya penyitaan itu tidak akan efektif/efisien. Mengapa?
Soalnya bersamaan munculnya jasa pelayanan perhitungan/penjumlahan non
formal ... semakin banyak orang mempunyai resep tentang membuat ALAT
HITUNG/JUMLAH <terbuat dari kayu> sekaligus cara menggunakannya.
Entah ... bagaimana kelanjutan/kebijaksanaan pemerintah Venuslandia
menghadapi fenomena seperti itu?
Salam,
Nasrullah Idris
----------------------
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu